<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161423">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS POSTUR KERJA OPERATOR PENGGILINGAN BIJI KOPI MENGGUNAKAN METODE OVACO WORKING POSTURE ANALYSIS SYSTEM  DAN RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT RN( STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>INDACO DAN ARASCO)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mutia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Pekerjaan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan mengangkat beban berat dengaan jarak yang jauh dan postur kerja yang tidak ergonomis dapat menyebabkan gangguan otot atau musculoskeletal disorders (MSDs). Hal ini terjadi di pabrik kopi, khususnya padda proses penggilingan biji kopi, dimana terdapat dua aktivitas mengambil biji kopi untuk digiing dan aktivitas mengangkat biji kopi ke mesin penggilingan. Aktivitas mengambil biji kopi dilakukan dengan postur tubuh membungkuk untuk mengambil biji kopi dari box penyimpanan kopiyang tidak ergonomis. Sementara itu, pada aktivitas mengangkat biji kopi ke mesin penggilingan, pekerja harus mengangkat kopi beban seberat 25 kg dan dengan jarak 8 m. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi postur kerja menggunakan metode Ovaco Working Posture Analysis System (OWAS) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Terdapat enam operator yang bekerja di stasiun penggilingan biji kopi hasil pengukuran menunjukkan bahwa tiga operator yang melakukan aktivitas mengambil biji kopi untuk digiling mendapatkan skor kategori 3 berdasarkan metode OWAS, yang bearti tindakan perbAikan perlu dilakukan secepat mungkin. Sementara itu, pada aktivitas mmengankat biji kopi ke mesin penggilingan, tiga operator memperoleh skor 4 dengan metode OWAS, yang bearti  tindakan perbaikan perlu dilakukan sekrang juga. Berdasarkan metode REBA, tiga operator yang melakukan aktivitas mengambil biji kopi memperoleh skor 10 yang termasuk dalam tigkat risiko tinggi (action level 3), sedangkan tiga operator pada aktivitas mengangkat biji kopi ke mesin penggilingan mendapatkan skor 11 yang tergolong dalam tingkat risiko sangat tinggi (action level 4).Berdasarkan temuan tersebut , disarankan adanya penambahan fasilitas kerja berupa box penyimpanan kopi yang ergonomis dan sesuai dengan postur pekerja di pabrik kopi dan mudah dipindahkan sesuai keinginan pekerja sehingga dapat mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Ergonomi, Postur Kerja, Ovaco Working Posture Analysis System (OWAS), Rapid Entire Body Assessment (REBA)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161423</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 11:28:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 11:32:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>