<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161341">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI SENYAWA BIOAKTIF ANTI-INFLAMASI DARI TUMBUHAN DI KAWASAN MANIFESTASI GEOTERMAL SEULAWAH AGAM:</title>
  <subTitle>PENDEKATAN IN-SILICO DAN IN-VITRO</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Balqis Maulydia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana (S3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kawasan manifestasi geotermal Seulawah Agam di Provinsi Aceh merupakan ekosistem ekstrem yang kaya akan keanekaragaman tumbuhan. Kondisi lingkungan khas seperti suhu tinggi, kandungan mineral yang unik, dan aktivitas vulkanik diyakini mendorong biosintesis metabolit sekunder yang berbeda dari tumbuhan di ekosistem normal. Namun, potensi farmakologi molekuler dari tumbuhan di wilayah ini, khususnya dalam konteks anti-inflamasi, masih belum banyak dieksplorasi secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menyaring kandidat senyawa anti-inflamasi dari tumbuhan yang tumbuh di tiga titik manifestasi geotermal Seulawah Agam: Ie-Seu’um, Ie-Jue, dan Ie-Brouk. Pendekatan yang digunakan bersifat komprehensif dan multidisipliner, meliputi identifikasi spesies tumbuhan obat lokal, evaluasi aktivitas antioksidan menggunakan 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl-hydrate (DPPH), dan uji toksisitas awal (brine shrimp lethality assay atau BSLA). Senyawa bioaktif kemudian dianalisis menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC- MS) dan Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry (LC- HRMS) untuk mendapatkan profil metabolit yang menyeluruh. Seleksi kandidat tumbuhan dilakukan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dan senyawa terpilih dianalisis lebih lanjut menggunakan pendekatanNetwork Pharmacology untuk memprediksi target protein terkait inflamasi seperti TNF-α, IL-6, JAK1, dan NF-κB. Simulasi molecular docking digunakan untuk mengevaluasi afinitas dan stabilitas interaksi antara senyawa dan protein target. Hasil penelitian mengungkapkan 80 senyawa bioaktif, di antaranya quercetin, luteolin, catechin, caffeic acid, ursolic acid, dan proximadiol. Senyawa-senyawa ini menunjukkan potensi tinggi dalam memodulasi jalur inflamasi seperti NF-κB, JAK-STAT, MAPK, dan TNF signaling pathways. Uji lanjutan pada Lantana camara secara in vitro menunjukkan aktivitas anti-inflamasi yang sebanding dengan aspirin, sementara Chromolaena odorata memperlihatkan profil senyawa anti-inflamasi yang bervariasi antar lokasi. Penelitian ini menegaskan bahwa tumbuhan dari lingkungan geotermal Seulawah Agam merupakan sumber potensial kandidat obat alami untuk terapi penyakit inflamasi kronis. Strategi integratif yang digunakan dapat menjadi model eksplorasi tumbuhan obat dari ekosistem ekstrem lainnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161341</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 10:42:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 10:44:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>