<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161307">
 <titleInfo>
  <title>UPAYA PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAMRNMEWUJUDKAN GAMPONG JAWA MENJADI SMART LIVING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nella Wirda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan Masyarakat Cerdas&#13;
adalah penataan pemukiman yang kumuh . Smart Living merupakan salah satu&#13;
indikator dari konsep Smart City yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas&#13;
hidup masyarakat cerdas melalui tiga dimensi utama, yaitu harmoni (penataan&#13;
perumahan), kesehatan, dan mobilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk&#13;
mengetahui serta menganalisis langkah-langkah strategis yang diambil pemerintah&#13;
dalam proses perbaikan kawasan kumuh dan hambatan yang dihadapi dalam&#13;
implementasi kebijakan tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif&#13;
deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta&#13;
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh&#13;
telah melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan Gampong Jawa sebagai&#13;
kawasan Smart Living. dikaji serta dilihat dari indikator harmoni Pemerintah telah&#13;
memberikan anggaran untuk Pembangunan rumah, Mobilitas Pemerintah&#13;
memperkenalkan apk mobile untuk teknologi dan indikator Health Pemerintah&#13;
mengadakan posbindu didesa.Namun, Pelaksanaan program ini masih&#13;
menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman aparatur desa tentang&#13;
konsep smart living dan juga masih terdapat hambatan seperti keterbatasan&#13;
anggaran. Pemerintah Kota Banda Aceh sebaiknya memperkuat strategi&#13;
penyuluhan mengenai konsep Smart Living melalui pendekatan partisipatif&#13;
berbasis komunitas. Selain itu, perlu dilakukan optimalisasi pemanfaatan&#13;
anggaran guna memperluas jangkauan program bantuan perbaikan rumah.&#13;
Kata kunci: Smart Living, Pemukiman Kumuh, Upaya Pemerintah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161307</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 10:16:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 10:21:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>