SIMULAKRA DAN HIPERREALITAS DALAM REPRESENTASI DIRI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (STUDI KASUS PADA MAHASISWA FISIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SIMULAKRA DAN HIPERREALITAS DALAM REPRESENTASI DIRI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (STUDI KASUS PADA MAHASISWA FISIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA)


Pengarang

Muhammad Reza Alfian - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Masrizal - 198404152010121005 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1910101010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengaruh media sosial telah mengubah cara individu dalam merepresentasikan diri mereka, terutama di kalangan mahasiswa. Instagram sebagai platform berbasis visual memungkinkan penggunanya untuk menciptakan dan membangun citra diri yang tidak selalu mencerminkan realitas yang sebenarnya. Fenomena ini dapat dianalisis melalui teori simulakra dan hiperrealitas Jean Baudrillard, yang menjelaskan bagaimana realitas buatan menjadi lebih dominan dibandingkan realitas yang sesungguhnya, sehingga membentuk realitas simulakra dan hiperrealitas di mana batas antara yang nyata dan semu menjadi kabur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk simulakra dan hiperrealitas dalam representasi diri mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala di media sosial Instagram serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap mahasiswa yang aktif menggunakan Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk simulakra dan hiperrealitas dalam representasi diri di Instagram mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala teridentifikasi pada penggunaan fitur-fitur Instagram seperti filter, edit foto, dan manipulasi visual, personal branding, dan representasi gaya hidup yang ideal. Faktor utama yang mempengaruhi fenomena ini meliputi pengaruh validasi sosial, teknologi dan fitur Instagram, pengaruh budaya populer, dan pengaruh influencer. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami bagaimana media sosial, khususnya Instagram, membentuk identitas dan realitas sosial mahasiswa.

Kata Kunci: Simulakra, Hiperrealitas, Representasi Diri, Instagram.

The development of social media has changed the way individuals represent themselves, especially among university students. Instagram as a visual-based platform allows users to create and build a self-image that does not always reflect the real reality. This phenomenon can be analyzed through Jean Baudrillard's theory of simulacra and hyperreality, which explains how artificial reality becomes more dominant than real reality, forming a reality of simulacra and hyperreality where the boundaries between the real and the apparent become blurred. This research aims to analyze the form of simulacra and hyperreality in the self-representation of FISIP Syiah Kuala University students on Instagram social media and identify the factors that influence this phenomenon. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation of students who actively use Instagram. The results showed that the forms of simulacra and hyperreality in self-representation on Instagram of FISIP Syiah Kuala University students were identified in the use of Instagram features such as filters, photo editing, and visual manipulation, personal branding, and ideal lifestyle representation. The main factors that influence this phenomenon include the influence of social validation, technology and Instagram features, the influence of popular culture, and the influence of influencers. This research contributes to understanding how social media, especially Instagram, shapes students' identity and social reality. Keywords: Simulacra, Hyperreality, Self Representation, Instagram.

Citation



    SERVICES DESK