<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161285">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN SELF-MANAGEMENT BEHAVIOUR PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PREVALENSI STROKE DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUTIA SHALIHAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hipertensi merupakan penyakit kronis yang dijuluki sebagai silent killer dan menjadi faktor risiko terbesar penyebab kematian akibat stroke. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya stroke akibat hipertensi dengan menerapkan self-management behaviour. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-management behaviour pasien hipertensi dengan tingkat prevalensi stroke di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional study. Pemilihan sampel menggunakan teknik convinience sampling untuk menentukan jumlah responden sebanyak 75 pasien hipertensi dengan stroke. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Self-Management Behaviour Hypertension Quessionnaire (SMBHQ) dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan signifikansi α=0,05. Hasil penelitian hipotesa mayor menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara self-management behaviour pasien hipertensi dengan penurunan prevalensi stroke (p=0,000). Hasil hipotesa minor menunjukkan bahwa dari ke-5 dimensi self-management behaviour pasien hipertensi memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat prevalensi stroke (integrasi diri=0,000, regulasi diri=0,005, pemantauan tekanan darah=0,001, kepatuhan terhadap aturan yang dianjurkan=0,000), sedangkan interaksi dengan tenaga kesehatan tidak memiliki hubungan dengan penurunan prevalensi stroke dengan hasil (p=0,264). Pasien yang menerapkan perilaku self-management behaviour yang tepat dan konsisten cenderung memiliki risiko stroke yang lebih rendah dibandingkan dengan pasien yang tidak konsisten dalam menerapkan self-management behaviour.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STROKE (DISORDER) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HYPERTENSION - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.132</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161285</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 10:01:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-08 10:17:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>