<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161229">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA DENGAN KINERJA TENAGA KERJA KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZATI MAZAYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keberhasilan suatu proyek konstruksi dipengaruhi oleh kinerja tenaga kerja proyek konstruksi. Motivasi kerja berperan penting dalam menentukan tingkat kesungguhan dan semangat kerja, sementara disiplin kerja mencerminkan kesadaran pekerja dalam mematuhi aturan dan mencapai target yang ditetapkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dan disiplin kerja dengan kinerja tenaga kerja pada proyek konstruksi di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan yaitu penyebaran kuesioner yang didapat dari 28 responden perusahaan konstruksi kualifikasi kecil dan menengah di kota Banda Aceh. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan faktor tertinggi pada motivasi kerja adalah penyesuaian penerimaan gaji dengan mean 4,39, pada disiplin kerja adalah ketaatan terhadap peraturan dengan nilai mean 4,32, dan pada kinerja tenaga kerja adalah rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan dengan nilai mean 4,29. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara motivasi kerja dengan kinerja tenaga kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,568. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi kerja yang dimiliki tenaga kerja, maka semakin baik pula kinerja yang dihasilkan. Selain itu, disiplin kerja juga memiliki hubungan positif dengan kinerja tenaga kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,559. Hal ini menunjukkan bahwa kedisiplinan tenaga kerja dalam menaati peraturan dan menjalankan tugas berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan kinerja. Dengan demikian, baik motivasi maupun disiplin kerja terbukti berhubungan dengan kinerja tenaga kerja pada perusahaan konstruksi di Kota Banda Aceh, sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi acuan strategis bagi perusahaan konstruksi dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan produktif.&#13;
Kata kunci: konstruksi, motivasi, disiplin, dan kinerja tenaga kerja.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161229</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 09:00:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 09:02:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>