<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161221">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG TIRAM DAN SERAT ABAKA DI DALAM BETON MUTU TINGGI RAMAH LINGKUNGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bunyamin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana (S3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cangkang tiram setelah dikalsinasi pada suhu &gt; 8000C dapat merubah komponen CaCO3 menjadi CaO, sehingga dapat meningkatkan mutu beton. Abu cangkang tiram (OSA atau Oyster Shell Ash) masih belum dimanfaatkan secara maksimal sehubungan dengan sifat kimiawinya dan belum diaplikasikan ke dalam beton mutu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfatkan kalsinasi OSA yang dikombinasikan dengan serat abaka dalam menghasilkan kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur beton mutu tinggi. Pengujian karakteristik OSA serta sifat fisis dan mekanis pasta OSA 5% dilakukan terlebih dahulu guna mendukung analisis kekuatan beton. Penelitian dilakukan dalam 2 (dua) tahap, menggunakan metode Taguchi dengan model percobaan L16(43). Mutu beton yang direncanakan adalah 9000 psi atau 62 Mpa. Nilai optimum pengujian ditentukan melalui S/N, dianalisis dengan ANOVA dan Response Surface Methodology (RSM) melalui aplikasi Design Expert. Tahap pertama menggunakan variabel: Cement Replacement (CR): 1%, 5%, 10%, dan 15%, Calcined Temperature (CT): 7000C, 8000C, 9000C, dan 10000C, dan SSA (Specific Surface Area): 120 m2/kg; 276 m2/kg; 419 m2/kg; dan 4268 m2/kg. Tahap kedua menggunakan variabel: CR: 0%, 5%, 10%, dan 15%, % of abaca (AF): 0%, 0,15%, 0,30%, dan 0,45%, dan ratio of abaca (L/D): 50, 75, 100, dan 125. Berdasarkan optimasi nilai S/N Taguchi pada penelitian pertama, maka kuat tekan dan kuat lentur beton optimum diperoleh pada variasi: CR 5%, CT 900°C, SSA 276 m2/kg, yaitu: 81.38 Mpa dan 8.93 Mpa. Sedangkan kuat tarik beton optimum diperoleh pada variasi: CR 5%, CT 700°C, SSA 4268 m2/kg, yaitu: 7.95 Mpa. Hasil penelitian tahap kedua menunjukkan bahwa kuat tekan beton optimum diperoleh pada variasi: CR 5%, AF 0.15%, L/D 75, yaitu: 85.95 MPa. Kuat tarik beton optimum diperoleh pada variasi: CR 5%, AF 0.30%, L/D 125, yaitu: 9.11 MPa. Sedangkan kuat lentur beton optimum diperoleh pada variasi: CR 0%, AF 0.15%, L/D 100, yaitu: 8.90 MPa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161221</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 08:48:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 08:52:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>