<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161211">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KINERJA TENAGA KERJA KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAIRUZ ROESALBA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor penting yang sangat berpengaruh &#13;
terhadap produktivitas dan kinerja tenaga kerja, khususnya dalam sektor konstruksi &#13;
yang memiliki tingkat kompleksitas dan risiko tinggi. Lingkungan kerja yang aman, &#13;
nyaman, dan mendukung secara fisik maupun psikologis mampu menciptakan &#13;
kondisi kerja yang kondusif, meningkatkan semangat kerja, serta menurunkan &#13;
tingkat stres dan potensi kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
menganalisis hubungan antara lingkungan kerja dengan kinerja tenaga kerja &#13;
konstruksi pada perusahaan konstruksi berkualifikasi kecil dan menengah di Kota &#13;
Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan &#13;
survei melalui penyebaran kuesioner kepada 28 responden perusahaan konstruksi &#13;
kualfikasi kecil dan menengah di kota Banda Aceh. Uji validitas dan reliabilitas &#13;
dilakukan sebelum pengolahan data, dan analisis data dilakukan menggunakan &#13;
teknik analisis deskriptif dan korelasi rank spearman. Hasil studi menunjukkan &#13;
variabel paling tinggi untuk lingkungan kerja adalah penyelesaian pekerjaan dalam &#13;
waktu yang ditentukan (X5.2) dengan nilai mean 4,48, sedangkan variabel paling &#13;
tinggi untuk kinerja tenaga kerja adalah rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan &#13;
(Y5.2) dengan nilai mean 4,29. Pada studi ini hasil analisis menunjukkan bahwa &#13;
lingkungan kerja memiliki hubungan yang positif dengan kinerja tenaga kerja &#13;
konstruksi, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,686. Hal ini menunjukkan &#13;
bahwa semakin baik kondisi lingkungan kerja yang dirasakan oleh tenaga kerja, &#13;
maka semakin tinggi pula tingkat kinerja yang dapat mereka capai. Oleh karena itu, &#13;
penting bagi perusahaan konstruksi untuk memberikan perhatian dan pengelolaan &#13;
yang optimal terhadap faktor-faktor lingkungan kerja dalam rangka meningkatkan &#13;
produktivitas dan kualitas hasil kerja tenaga kerja konstruksi di lapangan. &#13;
Kata kunci:  lingkungan kerja, kinerja, tenaga kerja konstruksi, Banda Aceh &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161211</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 08:34:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 08:55:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>