PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE BISHOP PADA JALAN LINTAS SUMATERA KECAMATAN KEJURUAN MUDA DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH TAMIANG, PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE BISHOP PADA JALAN LINTAS SUMATERA KECAMATAN KEJURUAN MUDA DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH TAMIANG, PROVINSI ACEH


Pengarang

SYAKIRA FAIZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Bambang Setiawan - 197106032006041002 - Dosen Pembimbing I
Halida Yunita - 197806132002122002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2104109010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geologi (S1) / PDDIKTI : 34201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini dilakukan pada Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, yang secara geografis terletak pada koordinat 98°3'18.67"E - 98°6'0.67"E dan 4°14'0.97"N - 4°11'18.97"N. Latar
belakang pemilihan lokasi penelitian didasarkan oleh adanya kenampakan pelapukan pada material penyusun lereng sehingga daerah ini memiliki potensi ketidakstabilan lereng yang dapat mengancam keselamatan infrastruktur serta membahayakan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan memetakan kondisi geologi serta menganalisis stabilitas lereng yang berguna untuk upaya mitigasi bencana longsor dan perencanaan infrastruktur. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi untuk mengidentifikasi satuan litologi, struktur geologi, dan geomorfologi. Sedangkan untuk mendapatkan nilai faktor keamanan (FK) lereng dianalisis menggunakan metode Bishop dengan program Geostudio SLOPE/W dan juga secara analitik. Hasil penelitian meliputi peta lintasan, peta geologi dan peta geomorfologi daerah penelitian. Adapun peta geomorfologi menunjukkan bahwa daerah penelitian terdiri dari 3 satuan yaitu satuan geomorfologi struktural, satuan geomorfologi denudasional dan satuan geomorfologi fluvial. Sedangkan peta geologi menunjukkan bahwa litologi utama penyusun daerah ini adalah satuan batu serpih karbonatan Baong, batupasir Keutapang, perselingan batupasir – batulanau Seureula, serta satuan endapan aluvium, dengan indikasi struktur geologi berupa lipatan sinklin dan antiklin. Selain itu, hasil dari analisis geoteknik dari 3 titik sampel lereng secara alami menunjukkan bahwa sampel tanah tersebut secara USCS dan AASHTO diklasifikasikan sebagai pasir yang mengandung lanau atau lempung. Adapun hasil perhitungan nilai faktor keamanan lereng dengan metode Bishop secara analitik dan program Geostudio SLOPE/W menggunakan parameter nilai kohesi (c), sudut geser dalam (φ) dan berat volume tanah basah (γwet), diperoleh nilai masing – masing sebesar FK = 0,671 dan FK = 0,544. Berdasarkan nilai faktor keamanan yang diperoleh tersebut FK < 1,07 maka lereng yang ditinjau diklasifikasikan sebagai lereng labil atau longsoran biasa/sering terjadi.
Kata Kunci: Geologi, Stabilitas Lereng, Longsor, Geostudio SLOPE/W, Bishop

This study was conducted on Jalan Lintas Sumatera, Kejuruan Muda Subdistrict, Aceh Tamiang Regency, Aceh Province, which is geographically located at coordinates 98°3'18.67“E - 98°6'0.67”E and 4°14'0.97“N - 4°11'18.97”N. Background The selection of the research location was based on the presence of weathering phenomena in the slope-forming materials, making this area prone to slope instability that could threaten the safety of infrastructure and endanger the surrounding community. This study aims to map the geological conditions and analyze slope stability, which is useful for landslide mitigation efforts and infrastructure planning. The methods used include geological mapping to identify lithological units, geological structures, and geomorphology. To determine the slope safety factor (SF), the Bishop method was analyzed using the Geostudio SLOPE/W program and also analytically. The research results include a cross-section map, a geological map, and a geomorphological map of the study area. The geomorphological map shows that the study area consists of three units: structural geomorphological units, denudational geomorphological units, and fluvial geomorphological units. Meanwhile, the geological map shows that the main lithology of this area consists of the Baong carbonate shale unit, Keutapang sandstone, Seureula sandstone-shale interbedding, and alluvial deposits, with geological structures indicated by synclinal and anticline folds. Additionally, the results of geotechnical analysis from three naturally occurring slope sample points indicate that the soil samples are classified as sand containing silt or clay according to USCS and AASHTO standards. The results of slope safety factor calculations using the Bishop method analytically and the Geostudio SLOPE/W program, with parameters including cohesion (c), internal friction angle (φ), and wet unit weight (γwet), yielded values of FK = 0.671 and FK = 0.544, respectively. Based on the obtained safety factor values, where FK < 1.07, the slope under review is classified as an unstable slope or a slope prone to frequent landslides. Keywords: Geology, Slope Stability, Landslide, Geostudio SLOPE/W, Bishop

Citation



    SERVICES DESK