<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161121">
 <titleInfo>
  <title>ANALYSIS OF AGRICULTURAL SOIL CONDITIONS 20 YEARS POST-TSUNAMI USING RESISTIVITY AND SOIL PH METHODS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahiel Adiannur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 menyebabkan kerusakan signifikan pada lahan pertanian, mengubah sifat-sifat tanah dan memengaruhi produktivitasnya. Desa Mon Ikeun merupakan salah satu wilayah yang paling terdampak di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Sebagai daerah pertanian yang rentan terhadap salinisasi tanah, wilayah ini dapat menghadapi penurunan kualitas tanah, kesuburan, dan ketersediaan hara, yang dapat secara signifikan menurunkan produktivitas tanaman. Oleh karena itu, penilaian terhadap kondisi tanah pertanian saat ini menjadi penting untuk menentukan apakah telah terjadi pemulihan atau masih terdapat kontaminasi. Penelitian ini mengkaji kondisi tanah pertanian dua dekade setelah tsunami dengan menganalisis data resistivitas dan pengukuran pH tanah. Data resistivitas dikumpulkan menggunakan alat SuperSting R8 dengan konfigurasi Wenner dan diolah menggunakan perangkat lunak IPI2WIN. Pengukuran pH dilakukan dengan alat Hanna HI 991001 pH Meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah yang terdampak memiliki nilai resistivitas antara 9,06 Ωm hingga 131 Ωm, yang mengindikasikan komposisi berupa lapisan lempung berpasir dan pasir. Nilai pH tanah berkisar antara 4,9 hingga 6,2, yang menunjukkan kondisi agak asam hingga mendekati netral, masih sesuai untuk kegiatan pertanian. Temuan ini menunjukkan adanya pemulihan yang signifikan pada kondisi tanah, terutama jika dibandingkan dengan lokasi kontrol di wilayah yang tidak terdampak tsunami namun memiliki karakteristik lahan yang serupa. Hal ini memperkuat interpretasi bahwa dampak tsunami telah berkurang seiring waktu. Pemulihan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh proses alami seperti pencucian kontaminan melalui curah hujan. Pendekatan terpadu ini dinilai efektif dalam mengevaluasi perubahan jangka panjang pada tanah pertanian yang terdampak tsunami. Namun, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses pemulihan tanah, penelitian selanjutnya disarankan untuk mencakup pengukuran tambahan seperti analisis hara tanah, konduktivitas listrik, atau tingkat salinitas guna memberikan wawasan yang lebih rinci.&#13;
&#13;
Kata Kunci: dampak tsunami, lahan pertanian, metode resistivitas, pH tanah, konfigurasi Wenner.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161121</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 00:10:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 09:08:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>