<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161117">
 <titleInfo>
  <title>KEBERADAAN PENYAKIT KARAT DAUN KOPI HEMILEIA VASTATRIX PADA BERBAGAI KETINGGIAN TEMPAT DI KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teguh Arkadinata</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Aceh Tengah merupakan salah satu daerah penghasil komoditi kopi terbesar dan menjadi sentra produksi kopi di Provinsi Aceh. Kopi menjadi komoditi ekspor unggulan daerah karena dapat mendongkrak perekonomian Kabupaten Aceh Tengah. Tanaman kopi sangat penting bagi masyarakat Aceh Tengah disebabkan perekonomian terpusat pada sektor pertanian dan perkebunan. Kabupaten Aceh Tengah memiliki ketinggian antara 850-1700 mdpl, dengan suhu harian berkisar 29 ºC. Dalam dekade terakhir saat ini terjadi perubahan iklim. Perubahan iklim meningkatkan suhu, yang berdampak pada peningkatan serangan hama dan penyakit yang sebelumnya hanya terjadi di ketinggian dibawah 500 mdpl. Salah satunya adalah kejadian serangan penyakit karat daun kopi yang disebabkan oleh jamur Hemileia vastatrix, yang menjadi patogen utama dengan kerugian signifikan dalam budidaya tanaman kopi, diperkirakan penurunan produksi tanaman kopi akibat penyakit ini sebesar 20-70%. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ketinggian tempat terhadap keberadaan penyakit karat daun kopi. Penelitian ini dilakukan di beberapa level ketinggian perkebunan kopi Arabika Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, yaitu kelompok 1 (800-1000 mdpl), kelompok 2 (1000-1200 mdpl), kelompok 3 (1200-1400 mdpl), kelompok 4 (1400-1600 mdpl), dan kelompok 5 (1600-1800 mdpl). &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit karat daun kopi H. vastatrix dapat menyerang tanaman kopi arabika dari ketinggian 800 mdpl sampai dengan 1800 mdpl. Kejadian penyakit karat daun kopi tertinggi diketahui pada ketinggian 800-1000 mdpl yaitu sebesar 81,18% dan persentase kejadian penyakit karat daun kopi terendah pada ketinggian 1400-1600 mdpl sebesar 76,38%. Ketinggian tempat berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap kejadian serangan H. vastatrix. Rata-rata persentase keparahan penyakit karat daun kopi pada ketinggian 1600-1800 mdpl sebesar 51,88% dan merupakan nilai tertinggi dibandingkan dengan ketinggian tempat lainnya. Ketinggian 1600-1800 mdpl berbeda sangat nyata dengan ketinggian lainnya terhadap keparahan penyakit karat daun kopi. Hal ini semakin membuktikan bahwa ketinggian tempat tidak memiliki pengaruh terhadap kejadian dan keparahan penyakit karat daun kopi. Kejadian dan keparahan penyakit karat daun kopi diduga lebih dipengaruhi perubahan iklim dan anomali cuaca terutama kenaikan suhu dengan suhu rata-rata harian mencapai 29-34ºC, budidaya tanaman, juga dipengaruhi oleh faktor sinar matahari, air, naungan dan angin yang mendukung perkembangan cendawan H. vastatrix.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161117</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 00:03:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 09:11:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>