<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="161101">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN HOTEL BISNIS DI BANDA ACEH (TEMA:</title>
  <subTitle>ARSITEKTUR TROPIS)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aufa Shabil Faisal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Pesatnya perkembangan ekonomi dan pariwisata di Kota Banda Aceh mendorong peningkatan kebutuhan akan fasilitas akomodasi yang nyaman, efisien, dan representatif, khususnya dalam bentuk hotel bisnis. Namun, keterbatasan jumlah kamar hotel yang tersedia masih menjadi permasalahan utama, yang mengakibatkan tingginya permintaan yang tidak sebanding dengan ketersediaan akomodasi. Selain itu, banyak bangunan hotel yang belum sepenuhnya memanfaatkan potensi iklim tropis sehingga mengakibatkan tingginya konsumsi energi serta rendahnya kenyamanan termal. &#13;
Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan perancangan hotel bisnis dengan menerapkan konsep arsitektur tropis sebagai solusi adaptif terhadap iklim Banda Aceh. Pendekatan ini menitikberatkan pada optimalisasi pencahayaan alami, ventilasi silang, pemanfaatan vegetasi, serta penyesuaian orientasi bangunan untuk menciptakan kenyamanan termal dan efisiensi energi. Desain hotel ini juga memperhatikan fleksibilitas ruang, baik pada area kamar maupun fasilitas pendukung, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pengguna yang beragam. &#13;
Kajian tapak, analisis kebutuhan ruang, serta studi banding terhadap hotel-hotel sejenis menjadi dasar dalam merumuskan konsep dan strategi desain. Diharapkan, perancangan hotel bisnis ini tidak hanya menjadi solusi atas kekurangan kamar di Banda Aceh, tetapi juga menghadirkan bangunan yang ramah lingkungan, hemat energi, dan  mampu mendukung pertumbuhan sektor bisnis dan pariwisata secara berkelanjutan di  kawasan urban kota Banda Aceh.&#13;
Kata Kunci: Hotel Bisnis, Arsitektur Tropis, Efisiensi Energi, Kenyamanan Termal, Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HOTELS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>728.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>161101</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 23:42:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 09:10:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>