<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160987">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI DAN PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI PDAM TIRTA MOUNTALA KABUPATEN ACEH BESAR (STUDI KASUS KECAMATAN MONTASIK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RADHWA UMAMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PDAM Tirta Mountala merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan air bersih di wilayah Kabupaten Aceh Besar yang bertanggung jawab melayani beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Montasik. Kecamatan Montasik sendiri memiliki luas wilayah mencapai 59,73 km². Dalam operasionalnya, PDAM Tirta Mountala dibagi ke dalam tiga cabang, yaitu Cabang Jantho, Cabang Darul Imarah, dan Cabang Siron yang juga menaungi Kecamatan Montasik. Sumber air baku yang diandalkan PDAM Tirta Mountala Kabupaten Aceh Besar berasal dari air permukaan, khususnya sungai. Untuk wilayah Montasik, air baku diambil dari Krueng Aceh dengan kapasitas suplai sebesar 20 Lt/det. Namun demikian, pelayanan penyediaan air bersih PDAM Tirta Mountala di Kecamatan Montasik masih belum optimal. Hal ini terlihat dari masih banyaknya penduduk yang memanfaatkan air sumur sebagai alternatif utama sumber air bersih. Beberapa kendala yang teridentifikasi antara lain kecepatan aliran yang belum memadai, tekanan air yang fluktuatif, serta kondisi infrastruktur perpipaan yang mengalami kerusakan dan kebocoran. Studi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menghitung kebutuhan air bersih, menganalisis karakteristik hidraulika jaringan pipa eksisting seperti tekanan dan kecepatan aliran, serta merencanakan sistem jaringan perpipaan yang mampu mendukung pelayanan hingga 10 tahun ke depan. Perencanaan jaringan dilakukan melalui pemodelan menggunakan perangkat lunak EPANET versi 2.2. Berdasarkan hasil kajian, diperoleh bahwa pelayanan air bersih di Kecamatan Montasik dapat ditingkatkan melalui pengembangan jaringan PDAM Tirta Mountala. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih pada kondisi eksisting sebesar 12,22 L/dt, meningkat menjadi 38,00 L/dt untuk skenario pengembangan. Volume reservoir yang dibutuhkan pada tahun 2025 sebesar 18,35 L/dt dan 57,04 L/dt pada tahun 2035. Kecepatan maksimum aliran pipa tercatat 0,58 m/det pada kondisi eksisting dan 1,64 m/det pada kondisi pengembangan, dengan panjang jalur maksimum masing-masing 81,84 m dan 82,58 m.&#13;
&#13;
Kata Kunci: tekanan dan kecepatan aliran, pengembangan jaringan, EPANET.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 19:20:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 01:42:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>