<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16092">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENCAMPURAN AGREGAT ALAM DENGAN AGREGAT BATU PECAH TERHADAP PARAMETER MARSHALL (STUDI KASUS AGREGAT ALAM DARI DESA JAMUR UJUNG KABUPATEN BENER MERIAH DAN AGREGAT BATU PECAH DARI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irfan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asphalt  Concrete -Wearing  Course (AC-WC) merupakan  lapisan  perkerasan  yang&#13;
terletak paling atas dan berfungsi sebagai lapisan aus. Walaupun bersifat non struktural,&#13;
AC-WC dapat  menambah  daya  tahan  perkerasan  terhadap  penurunan  mutu  sehingga&#13;
secara  keseluruhan  menambah masa  pelayanan  dari  konstruksi  perkerasan. Daya&#13;
dukung  lapisan  perkerasan  ditentukan  dari  sifat  butir-butir  agregat   dan  gradasi&#13;
agregatnya. Agregat  dapat  dikelompokan  berdasarkan  sumbernya  yaitu  agregat  alam&#13;
yang cenderung bisa langsung digunakan dengan sedikit proses pengolahan dan Agregat&#13;
batu  pecah yang  umumnya  berasal  dari  sungai  terlebih  dahulu melalui  proses&#13;
pengolahan  di stone  crusher, untuk mendapatkan  ukuran  yang  sesuai menurut analisa&#13;
saringan. Akan  tetapi  tidak  semua  agregat  alam dapat  digunakan  sepenuhnya, seperti&#13;
halnya di Kabupaten Bener Meriah agregat alam yang bersumber dari endapan magma&#13;
gunung merapi mempunyai mutu kualitas rendah disebabkan karena sifat abrasi yang&#13;
cukup tinggi &gt;50%. Agar dapat dimanfaatkan perlu memodifikasi dengan agregat yang&#13;
bersumber dari sungai, yang sudah diolah di (stone crusher). Tujuan penelitian ini untuk&#13;
mengetahui pengaruh kombinasi agregat alam dari Jamur Ujung dan agregat batu pecah&#13;
dari Atu lintang terhadap sifat fisis aspal dan pengaruh karakteristik marshall. Manfaat&#13;
penelitian  ini  diharapkan  dapat  memberikan  informasi  tentang  metode  perbaikan  nilai&#13;
abrasi material melalui cara pencampuran material yang memiliki nilai abrasi berbeda.&#13;
Persentase dilakukan dengan perbandingan 75% agregat Atu Lintang (AL) : 25% agregat&#13;
Alam Jamur Ujung (JU), (50% AL : 50% JU), (25% AL: 75% JU). Prosedur penelitian&#13;
mengacu pada SNI dan AASHTO, hasil penelitian menunjukan nilai abrasi material dari&#13;
Atu Lintang (AL) sebesar 22,82% dan nilai abrasi material agregat alam Jamur Ujung&#13;
(JU) sebesar  54,96%.  Hasil  variasi  campuran  dari  kedua  material  dengan  persentase&#13;
perbandingan (75% AL : 25%JU) didapat nilai abrasi sebesar 31%, variasi (50% AL ;&#13;
50% JU) nilai abrasi 37%, variasi (25%AL : 75% JU) didapat nilai abrasi sebesar 48%.&#13;
Hubungan  yang  terlihat  dari  hasil  pencampuran  material  menunjukan  bahwa  semakin&#13;
minimum persentase  campuran agregat  alam   dari  Jamur  Ujung  nilai  abrasi  semakin&#13;
kecil.  Nilai  kadar  aspal  optimum  yang  didapat  dari  3  variasi  campuran  tersebut yaitu&#13;
6,0%,  6,1%  dan 6,43%.  Hasil pengujian  Marshall  dari  ketiga  variasi  campuran&#13;
semuanya memenuhi parameter  marshall, sesuai  dengan  spesifikasi  yang  diisyaratkan&#13;
Bina Marga.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BITUMINOUS MATERIALS</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16092</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-09-03 00:52:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-17 14:02:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>