<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160915">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI PENGEMBANGAN DI INDUSTRI GALANGAN KAPAL KAYU (3-5 GT) KECAMATAN SALANG, KABUPATEN SIMEULUE, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alen Fardini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan industri galangan kapal kayu berukuran 3–5 GT yang berlokasi di Kecamatan Salang, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh. Industri ini merupakan bentuk usaha rakyat yang berkembang secara tradisional dan telah berlangsung secara turun-temurun, namun hingga kini belum memiliki arah pengembangan yang sistematis dan berkelanjutan. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) guna mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberlangsungan usaha. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi Strength–Opportunities (SO) menjadi prioritas utama karena memiliki skor tertinggi dibandingkan strategi lainnya. Strategi ini dinilai paling relevan karena memanfaatkan kekuatan internal, seperti tenaga kerja berpengalaman dan lokasi yang strategis, untuk menangkap peluang eksternal berupa meningkatnya permintaan kapal kecil serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat lokal. Strategi lainnya seperti WO (Weakness–Opportunities), ST (Strength–Threats), dan WT (Weakness–Threats) juga dirumuskan sebagai strategi alternatif yang dapat mendukung keberlanjutan industri. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam pengambilan kebijakan bagi pelaku usaha maupun pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor galangan kapal rakyat di wilayah pesisir terpencil.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Galangan kapal kayu, strategi pengembangan, SWOT, Simeulue, Salang.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160915</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 16:43:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 01:27:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>