ANALISIS EKONOMI PEMELIHARAAN AYAM BROILER YANG DIBERI RANSUM KOMERSIL DENGAN SUBSTITUSIMENIR DAN BUNGKIL KELAPA SERTA PENAMBAHANMAROLIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS EKONOMI PEMELIHARAAN AYAM BROILER YANG DIBERI RANSUM KOMERSIL DENGAN SUBSTITUSIMENIR DAN BUNGKIL KELAPA SERTA PENAMBAHANMAROLIS


Pengarang

Syarifah Rahma - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1105104010047

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Analisis Ekonomi Pemeliharaan Ayam Broiler yang Diberi
Ransum Komersil dengan Substitusi Menir dan
BungkilKelapaserta PenambahanMarolis

Oleh:
Syarifah Rahma
NIM. 1105104010047


ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penggunaan menir dan bungkil kelapa sebagai substitusi sebagian ransum komersil serta penambahan marolis di dalam air minum terhadap efesiensi ekonomis pemeliharaan ayam broiler. Penelitian ini dilakukan di Field Lab, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Univeritas Syiah Kuala, tanggal 13 Februari-20 Maret 2015. Penelitian ini menggunakan 100 ekor DOC ayam broiler, strain CP 707, produksi PT. Charoen Pokphand Jaya Farm, Medan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan merupakan unit percobaan masing-masing terdiri dari 5 ekor ayam. Perlakuan yang dicobakan adalah selama periode starter ransum komersil 511 Novo disubstitusi dengan menir+bungkil kelapa sebanyak 0 (R1), 1.5+1 (R2), 3+2 (R3), 4.5+3 (R4), dan 6+4% (R5),dan selama periode grower/finisher, ransum komersil 512 Novo disubstitusi dengan menir+bungkil kelapa sebanyak 0(R1), 3+2 (R2), 6+4 (R3), 9+6 (R4), dan 12+8% (R5). Masing-masing perlakuan R2-R4 ditambah marolis sebanyak 0.5-1 ml/l air. Parameter yang diamati adalah berat badan akhir, total konsumsi ransum, Income Over Feed& Marolis Cost (IOFMC), dan total income. Data parameter produksi yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA), jika didapatkan perbedaan yang nyata, dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan (Steel dan Torrie, 1993). Data parameterekonomis dianalisis dengan B/C dan R/C ratio (Sjahrial, 2008). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ransum komersil dapat disubtitusi dengan menir+bungkil kelapa sampai 20% + marolis 0,1% melalui air minum tanpa berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap berat badan akhir akhir dan total konsumsi ransum ayam broiler. Substitusi ransum komersil dengan menir+bungkil kelapa sampai 20% + marolis 0,1% dalam pemeliharaan ayam broiler layak dan menguntungkan, menurunkan biaya ransum dan menaikkan Income Over Feed &Marolis Cost (IOFMC), dan total income dalam pemeliharaan ayam broiler.


Kata Kunci: menir, bungkilkelapa, marolis, broiler, income

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK