<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160855">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN KAKI PALSU UNTUK PASIEN DIABETES MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EGI VAIRA SUHERMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penderita diabetes melitus berisiko tinggi mengalami amputasi pada bagian kaki akibat komplikasi luka kronis. Amputasi bawah lutut, terutama pada pasien diabetes, berdampak pada penurunan kualitas hidup karena terbatasnya mobilitas dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan merancang kaki palsu ergonomis dengan pendekatan antropometri untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsi gerak pasien pasca-amputasi. Data antropometri diperoleh dari 100 pasien (50 laki-laki dan 50 perempuan) di Klinik Pratama Universitas Syiah Kuala. Analisis dilakukan melalui uji keseragaman, kecukupan, kenormalan, perhitungan persentil dan pembuatan size chart sebagai ukuran untuk mendesain kaki palsu. Sebagai referensi perbandingan, dilakukan benchmarking terhadap dua produk, yaitu Kaki Palsu OSSUR Cheetah Xpolore High Performance Prosthetic dan Kaki Palsu Bawah Lutut – Kurnia Putra Ortopedi. Hasil benchmarking digunakan untuk mengevaluasi aspek teknis dan ergonomis sebagai dasar perbaikan desain. Berdasarkan hasil tersebut, dikembangkan tiga kategori ukuran kaki palsu, yaitu kecil (S), sedang (M), dan besar (L), agar sesuai dengan variasi tubuh pasien secara lebih akurat. Rancangan kaki palsu ini terdiri dari lima komponen utama: socket berbahan carbon fiber, shank dari pylon aluminium, ankle-foot bertipe multiaxial foot, pengait buckle fastener, dan baut dari stainless steel. Komponen tersebut dirancang untuk menunjang kenyamanan, stabilitas, dan fleksibilitas gerak pasien. Desain akhir dimodelkan menggunakan software Autodesk Inventor dengan mempertimbangkan aspek ergonomi dan kenyamanan jangka panjang. Hasil rancangan ini diharapkan menjadi solusi prostetik yang lebih adaptif, fungsional, dan sesuai kebutuhan pasien diabetes di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PROSTHETIC DEVICES - MANUFACTURING TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>681.761</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160855</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 15:53:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-15 11:43:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>