<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160837">
 <titleInfo>
  <title>KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN TRAMMEL NET DI DESA ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZUKHAIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komposisi hasil tangkapan trammel net di Desa Alue Naga, Kota Banda Aceh, merupakan upaya untuk mendukung pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis spesies yang tertangkap, proporsi hasil tangkapan utama dan sampingan, serta ukuran yang layak untuk ditangkap dari spesies tersebut. Penelitian dilaksanakan dari 6 Januari hingga 6 Februari 2025 di perairan Desa Alue Naga. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup wawancara, survei langsung saat penangkapan, dan dokumentasi hasil tangkapan. Analisis data dengan menggunakan metode statistik deskriptif diantaranya menghitung komposisi dan proporsi hasil tangkapan, serta ukuran yang layak untuk ditangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 41 spesies berhasil tertangkap, dengan 3 spesies merupakan hasil tangkapan utama (HTU), dan 38 spesies hasil tangkapan sampingan (HTS). Ketiga HTU antara lain udang windu (Penaeus monodon), udang kaki putih (Litopenaeus vannamei) dan udang jerbung (Fenneropenaeus merguiensis). Proporsi HTU hanya mencapai 4,96%, sementara HTS mencapai 94,83%. Sementara itu, sebagian besar spesies yang tertangkap, berada di bawah ukuran minimum yang ditetapkan (tidak layak tangkap), yang menandakan adanya tekanan terhadap populasi ikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi nelayan dan pengelola perikanan dalam upaya menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di daerah tersebut.&#13;
&#13;
Kata Kunci: HTU, HTS, komposisi, proporsi, trammel net, ukuran layak tangkap.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160837</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 15:35:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 15:43:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>