KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK MIKROPLASTIK PADA KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) DI PESISIR PANTAI ALUE NAGA, PANTAI LANCOK, DAN KUALA LANGSA, ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK MIKROPLASTIK PADA KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) DI PESISIR PANTAI ALUE NAGA, PANTAI LANCOK, DAN KUALA LANGSA, ACEH


Pengarang

Sarah Yanda Zahra - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ilham Zulfahmi - 198807162020121002 - Dosen Pembimbing I
Chaliluddin - 197002052008121004 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111103010078

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pencemaran mikroplastik di lingkungan pesisir menjadi isu yang semakin mendapat perhatian karena berpotensi masuk ke rantai makanan manusia melalui konsumsi biota laut, termasuk kerang darah (Anadara granosa). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan karakteristik mikroplastik pada kerang darah dari tiga lokasi berbeda di pesisir Aceh, yaitu Pantai Alue Naga, Pantai Lancok, dan Kuala Langsa. Sebanyak 90 sampel kerang darah dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode destruksi jaringan dengan larutan KOH dan flotasi menggunakan larutan NaCl. Identifikasi morfologi mikroplastik dilakukan dengan mikroskop cahaya, sedangkan jenis polimer ditentukan dengan spektroskopi FT-IR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel telah terkontaminasi mikroplastik, dengan kelimpahan tertinggi ditemukan di Pantai Lancok (10,40 ± 4,26 partikel/ekor). Jenis mikroplastik yang dominan adalah fragmen dan fiber, dengan ukuran

Microplastic pollution in coastal environments is a growing concern due to its potential to enter the human food chain through seafood consumption, including blood cockles (Anadara granosa). This study aimed to analyze the abundance and characteristics of microplastics in blood cockles from three coastal areas in Aceh: Alue Naga, Lancok, and Kuala Langsa. A total of 90 blood cockle samples were collected and analyzed using tissue digestion with KOH and flotation with NaCl solution. Morphological identification of microplastics was performed under a light microscope, while polymer types were identified using FT-IR spectroscopy. The results showed that all samples were contaminated by microplastics, with the highest abundance found in Lancok Beach (10.40 ± 4.26 particles/individual). The dominant microplastic types were fragments and fibers, with particles

Citation



    SERVICES DESK