<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160747">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI NELAYAN PANCING GURITA DI GAMPONG LAMTEUNGOH, PEUKAN BADA, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHAIRATUN SAFRITA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini di latar belakangi oleh permasalahan menurunnya hasil tangkapan nelayan pancing gurita di Gampong Lamteungoh, Peukan Bada, Aceh Besar, yang dikhawatirkan berdampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi nelayan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi sosial dan menganalisis keadaan ekonomi nelayan pancing gurita di lokasi tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2025 di Gampong Lamteungoh dengan menggunakan metode sensus terhadap seluruh nelayan pancing gurita sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara menggunakan kuesioner, serta dokumentasi lapangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk kondisi sosial dan analisis pendapatan untuk kondisi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 97% nelayan berada dalam kategori kesejahteraan sosial tinggi berdasarkan indikator seperti kepemilikan rumah, akses terhadap pendidikan, dan fasilitas dasar. Namun secara ekonomi, meskipun pendapatan tahunan rata-rata nelayan mencapai ±Rp. 22.912.384 atau sekitar ±Rp. 1.909.365 per bulan, angka ini belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga berdasarkan standar kelayakan hidup. Temuan ini menunjukkan adanya ketimpangan antara kondisi sosial yang relatif baik dengan ketahanan ekonomi yang belum stabil. Implikasi dari hasil penelitian ini menegaskan pentingnya adanya intervensi dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi dan diversifikasi mata pencaharian untuk memperkuat kapasitas ekonomi nelayan.&#13;
Kata Kunci : Kesejahteraan Nelayan, Lamteungoh, Pancing Gurita, Sosial dan Ekonomi.  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160747</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 13:05:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 23:08:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>