<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160713">
 <titleInfo>
  <title>PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP ES KRIM TERONG BELANDA (SOLANUM BETACEUM CAV)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANNISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Annisa. (2025). Pereferensi Konsumen Terhadap Es Krim Terong Belanda (Solanum betaceum Cav). [ Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Yuli Heirina Hamid, S.Pd,M.Si dan Dra. Zuraini M, M.Pd .&#13;
&#13;
Terong belanda (Solanum betaceum cav) merupakan salah satu buah tropis yang banyak ditemukan di Indonesia, Aceh juga merupakan daerah yang dikenal telah membudidayakan tanaman terong belanda sejak dulu. Masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah sudah sejak lama membudidayakan tanaman ini dan menjadi salah satu bahan makanan khas pada daerah tersebut.Tingginya produksi terong belanda di Indonesia dan tingginya kandungan vitamin dan mineral ini menunjukkan bahwa tumbuhan ini memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk tertentu dan dapat menambah nilai gunanya.Salah satu produk yang dinilai cocok diinovasikan dengan tumbuhan ini adalah es krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karateristik organoleptik es krim dengan penambahan buah terong belanda, mengetahui resep standar es krim dengan penambahan buah terong belanda dan mengetahui bagaimana preferensi konsumen terhadap es krim dengan penambahn buah terong belanda. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang di ujikan oleh 4 panelis ahli dan uji penerimaan (Acceptability Tes) oleh 30 mahasiswa Pendidikan Kesejahtraan Keluarga Konsentrasi Tata Boga,Teknik pengolahan data menggunakan Anava satu jalur dan selanjutnya di uji dengan metode LSD (Last Significant Difference).Hasil analisis data uji pengamatan yang dilakukan oleh narasumber diketahui bahwa es krim dengan penambahan buah terong belanda 50gr (EC501) memperoleh nilai tertinggi dengan nilai rata-rata dari warna 6,17 (sangat merah jambu), aroma 6,42 (sangat  harum), tekstur 6,25 (sangat lembut) dan rasa 5.63 sangat manis keasaman. Hasil analisis data uji penerimaan konsumen menunjukan bahwa es krim dari segi warna konsumen lebih menyukai ( EC301) dengan nilai rata-rata 4,33 (sangat merah jambu), namun dari segi aroma, tekstur dan rasa konsumen memilih (EC501) dengan rata-rata nilai aroma 4,05  (sangat harum), tekstur 4,03 (sangat lembut) dan rasa 4,06 (sangat manis keasaman). Hipotesis penelitian H0 ditolak dan H1 diterima kareana adanya pengaruh penambahan buah terong belanda terhadap karakteristik organoleptik es krim dan terdapat pengaruh penambahan buah terong belanda pada es krim terhadap daya terima konsumen. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160713</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 12:21:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 00:39:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>