<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160711">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN GEDUNG SPORT CENTER DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>REFFAN AHMAD HAQQI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perancangan Gedung Sport Center di Banda Aceh dilakukan dengan pendekatan konsep bangunan berkelanjutan. Sebagai ibu kota Provinsi Aceh, Banda Aceh membutuhkan fasilitas olahraga yang memadai untuk mendukung kegiatan fisik, pelatihan, dan pengembangan atlet sesuai dengan standar nasional. Pembangunan Sport Center ini diharapkan bisa menjadi solusi atas keterbatasan sarana olahraga di kota Banda aceh, menyediakan ruang yang layak bagi masyarakat dan atlet untuk berlatih serta berkompetisi. Proses perancangan mengacu pada berbagai standar dan regulasi yang berlaku, seperti Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2018, dengan memperhatikan aspek teknis seperti ukuran arena, kapasitas tribun, sirkulasi, dan fasilitas pendukung. Pendekatan bangunan berkelanjutan diterapkan melalui pemanfaatan pencahayaan dan ventilasi alami, penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan, serta sistem pengelolaan air dan energi yang efisien. Selain itu, desain juga memperhatikan kenyamanan, keamanan, serta aksesibilitas bagi semua kalangan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa Gedung Sport Center ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai contoh bangunan publik yang ramah lingkungan dan efisien energi. Proyek ini diharapkan dapat mendukung gaya hidup sehat masyarakat, meningkatkan kualitas prestasi olahraga, serta memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan di Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SPORTS CENTERS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>725.804 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160711</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 12:20:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 11:35:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>