<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160705">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI DAN HAMBATAN PETANI KELAPA SAWIT TERHADAP PENGGUNAAN BIBIT BERSERTIFIKAT DI KABUPATEN NAGAN RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rina Simehate</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu sentra pengembangan kelapa sawit di Provinsi Aceh yang memiliki luas tanam sebesar 53.151,18 Ha dengan jumlah produksi mencapai 100.217,64 ton. Namun, peningkatan luas lahan dalam beberapa tahun terakhir di Kabupaten Nagan Raya tidak sebanding dengan peningkatan produktivitas. Penurunan produktivitas ini diduga berkaitan dengan rendahnya penggunaan bibit bersertifikat oleh petani. Penggunaan bibit bersertifikat dinilai mampu meningkatkan hasil dan mutu produksi, namun masih banyak petani yang menggunakan bibit non-sertifikat karena alasan harga, aksesibilitas, serta kebiasaan turun temurun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi petani terhadap penggunaan bibit bersertifikat dan non-sertifikat serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penggunaan bibit bersertifikat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 di Kabupaten Nagan Raya, tepatnya di Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Tadu Raya, yang dipilih secara purposive karena memiliki luas areal kelapa sawit terbesar dan mengalami penurunan produktivitas pada tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kelapa sawit di kedua kecamatan, lalu pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik quota sampling. Sebanyak 100 responden ditentukan, masing-masing terdiri dari 50 petani pengguna bibit bersertifikat dan 50 pengguna bibit nonsertifikat. Pengumpulan data dilakukan melalui data primer dan sekunder, sedangkan metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap penggunaan bibit bersertifikat umunya tergolong baik. Petani menyadari bahwa bibit bersertifikat dapat memberikan hasil panen yang berkulitas. Sementara itu, persepsi petani terhadap bibit non sertifikat cenderung kurang baik, karena dianggap lebih berisiko dan tidak terjamin mutunya. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hambatan utama yang menyebabkan rendahnya penggunaan bibit bersertifikat, antara lain; kurangnya akses ke sumber permodalan dan akses terhadap bibit. Hal ini dipengaruhi oleh persyaratan dan prosedur yang rumit untuk pengajuan pinjaman modal dan pembelian bibit bersertifikat oleh petani. Selain itu, rendahnya dukungan kelembagaan dan informasi serta pengetahuan petani turut menjadi pengahambat dalam adopsi bibit bersertifikat.  &#13;
  &#13;
Kata kunci: Persepsi, Bibit bersertifikat, hambatan penggunaan bibit.  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160705</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 12:18:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 15:52:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>