<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160629">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN PANTI SOSIAL BINA REMAJA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD REVANZA MAYRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Remaja merupakan generasi penerus bangsa yang sedang berada dalam fase pencarian jati diri, sehingga rentan terhadap berbagai permasalahan sosial seperti kenakalan remaja, putus sekolah, hingga kekerasan dalam rumah tangga. Kota Banda Aceh sebagai ibu kota Provinsi Aceh juga tidak lepas dari permasalahan tersebut. Di Banda Aceh sendiri Jumlah anak putus sekolah pada tahun 2023 adalah 1.897 jiwa (Kemendikbudristek 2024). Namun, fasilitas pembinaan yang tersedia masih belum memadai secara fungsional maupun psikologis dalam mendukung proses pembinaan remaja.&#13;
Perancangan ini bertujuan agar para remaja mendapatkan fasilitas pembinaan dan pelatihan sesuai bidang keahlian yang diminati. Dengan adanya Panti Sosial Bina Remaja ini diharapkan para remaja dapat memperoleh bekal keterampilan hidup dan kepercayaan diri untuk kembali ke masyarakat secara mandiri dan produktif. Selain itu Panti Sosial Bina Remaja ini dapat mengatasi masalah remaja yang terlantar dan putus sekolah serta meningkatan kualitas sumber daya manusia remaja di Banda Aceh.&#13;
Merancang Panti Sosial Bina Remaja di Kota Banda Aceh dengan pendekatan arsitektur perilaku, guna menciptakan lingkungan fisik yang mampu memengaruhi dan membentuk perilaku positif remaja. Pendekatan ini menekankan pentingnya hubungan timbal balik antara ruang dan perilaku, dengan mempertimbangkan aspek psikologis, sosial, dan budaya remaja Aceh dalam proses desain.&#13;
&#13;
Kata kunci: Panti sosial, Panti Sosial Bina Remaja, Remaja, Banda Aceh, Arsitektur Perilaku, Pembinaan, Pelatihan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WELFARE SERVICES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PUBLIC STRUCTURES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENTS - SOCIAL WELFARE</topic>
 </subject>
 <classification>725</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160629</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 11:18:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 16:00:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>