<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160603">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR RISIKO SINDROM METABOLIK PADA REMAJA DI SEKOLAH KEBERBAKATAN OLAHRAGA NEGERI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Nadia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang: Sindrom metabolik merupakan kelainan metabolik terdiri dari peningkatan lingkar pinggang, peningkatan trigliserida, penurunan high density lipoprotein (HDL), peningkatan tekanan darah, dan peningkatan glukosa darah. Menurut World Health Organization (WHO) seseorang individu yang mempunyai 3 dari 5 gejala/tanda tersebut dinyatakan menderita sindrom metabolik. Sindrom metabolik diketahui memengaruhi terhadap kejadian penyakit kardiovaskular dan diabetes melitus pada remaja.&#13;
Tujuan: Mengetahui faktor risiko terjadinya sindrom metabolik pada remaja di Sekolah Keberbakatan Olahraga.&#13;
Metode: Penelitian menggunakan rancangan analitik cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 86 siswa. Terdapat 43 siswa memenuhi kriteria penelitian. Penelitian dilakukan pada  bulan Januari s.d Agustus Tahun 2024. Data penelitian diperoleh dari pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, pengukuran tekanan darah, kadar glukosa darah sewaktu, HDL, dan trigliserida. Uji bivariat menggunakan uji-chi square, analisis multivariat dengan uji regresi logistik.&#13;
Hasil: Subjek penelitian didominasi siswa laki-laki berjumlah 25 orang (58,1%). Berdasarkan IMT, 32 subjek (74,4%) memiliki status gizi normal, sedangkan 11 subjek gizi kurang (11,6%), 11 subjek gizi lebih (11,6%), dan 1 subjek (2,3 %) obesitas. Tidak ada subjek yang mengalami peningkatan tekanan darah dan glukosa darah. Terdapat 13 subjek (30,2%) mengalami peningkatan lingkar pinggang, 4 subjek (9,3%) mengalami penurunan kadar HDL, dan 11 subjek (25,6%) mengalami peningkatan trigliserida. Analisis bivariat dan multivariat menunjukkan variabel berpengaruh terhadap kejadian sindrom metabolik adalah lingkar pinggang dan kadar trigliserida (nilai p 0,012, IK 95%;1,107-2,319 dan p 0,014 IK 95%;1,023-1,220).&#13;
Kesimpulan: Peningkatan lingkar pinggang dan trigliserida berpengaruh terhadap kejadian sindrom metabolik pada remaja.&#13;
&#13;
Kata kunci:  sindrom metabolik, jenis kelamin, IMT, lingkar pinggang, tekanan darah, glukosa darah, trigliserida, HDL, remaja.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>YOUTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>METABOLIC DISEASES - HUMANS - INCIDENCE</topic>
 </subject>
 <classification>614.593 9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160603</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 10:41:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-04 11:11:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>