Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DIKABUPATEN SIMEULUE
Pengarang
Dinul Fahmi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0809200050072
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Budaya organisasi sekolah adalah salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya implementasi MBS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman personil terhadap visi dan misi sekolah, nilai-nilai dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah, sistem komunikasi serta faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi MBS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, pegawai dan komite sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Personil memahami visi dan misi sekolah untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di masa depan. Namun dalam pelaksanaannya, tugas sekedar rutinitas dan kurang terarah karena rumusan visi dan misi sekolah hanya formalitas, simbol, dan pelengkap administrasi sekolah. (2) Nilai-nilai dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah adalah musyawarah/mufakat untuk keputusan yang berdampak besar terhadap sekolah, dan nilai-nilai instruktif kepala sekolah untuk keputusan yang bersifat segera dan tingkat resikonya kecil. (3) Komunikasi menganut sistem formal untuk kegiatan resmi sekolah, dan sistem nonformal untuk kegiatan-kegiatan yang tidak resmi. Komunikasi sistem formal dan nonformal berlangsung harmonis sehingga menghasilkan informasi terbuka (transparan) di antara seluruh personil, dan (4) Faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi MBS. Faktor pendukung, yaitu: tingginya intensitas kerja sama personil terhadap kegiatan-kegiatan sekolah, kepemimpinan kepala sekolah memberikan kepuasan personil, adanya pertemuan/rapat berkala di sekolah, sekolah mempunyai otonomi yang kuat, tingginya perhatian sekolah terhadap personil, dan adanya partisipasi masyarakat kepada sekolah. Sedangkan faktor penghambat, yaitu: program kepala sekolah terlalu muluk-muluk sehingga hanya sebagian kecil terlaksana, disiplin personil rendah, dan peran komite kecil karena kedudukannya dalam struktur sekolah di bawah kepala sekolah.
Kata Kunci: Budaya Organisasi dan Manajemen Berbasis Sekolah.
Tidak Tersedia Deskripsi
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SMA LABOLATORIUM SCHOOL UNSYIAH BANDA ACEH (Hatta Batul Hulam Sitepu, 2015)
KENDALA-KENDALA DALAM PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA SMP NEGERI KOTA LHOKSEUMAWE (Tarmizi, 2025)
BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMA NEGERI 1 SIMEULUE TIMUR (Jurman, 2014)
KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA SMP NEGERI 19 PERCONTOHAN BANDA ACEH (Marwan, 2025)
PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SD NEGERI 62 KOTA BANDA ACEH (IHSAN, 2015)