<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160545">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN IMPLEMENTASI KONSTRUKSI BERKELANJUTAN PADA PROYEK PERUMAHAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mawaddah Noer</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
KAJIAN IMPLEMENTASI KONSTRUKSI&#13;
BERKELANJUTAN PADA PROYEK PERUMAHAN  &#13;
 &#13;
Oleh:&#13;
Mawaddah Noer &#13;
Nim. 2304201010016&#13;
 &#13;
Komisi Pembimbing:&#13;
1. Dr. Cut Zukhrina Oktaviani, S.T., M.T &#13;
2. Dr. Ir. Mubarak, S.T., M.T  &#13;
&#13;
 &#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Seiring meningkatnya isu pemanasan global dan perubahan iklim, industri&#13;
konstruksi perlu beralih ke praktik berkelanjutan. Pemerintah Indonesia telah&#13;
menerbitkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen&#13;
PUPR) No. 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Konstruksi&#13;
Berkelanjutan dan Permen PUPR No. 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja&#13;
Bangunan Gedung Hijau. Menurut data Green Building Council Indonesia (GBCI)&#13;
dan Kementerian PUPR, hingga kini belum ada pengembang atau kontraktor&#13;
perumahan di Aceh yang bersertifikat “Kontraktor Hijau”, menandakan belum&#13;
adanya evaluasi implementasi konstruksi berkelanjutan pada sektor ini. Penelitian&#13;
ini berfokus pada identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi, capaian&#13;
implementasi, serta hambatan dalam penerapan konstruksi berkelanjutan pada&#13;
proyek perumahan di Banda Aceh dan Aceh Besar. Kuesioner disusun berbasis&#13;
Model Assessment Green Construction (MAGC) dan dianalisis menggunakan&#13;
metode Analytic Hierarchy Process (AHP) berbasis MAGC. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan faktor-faktor kunci kesuksesan implementasi perumahan&#13;
berkelanjutan adalah “jaminan mutu”, “kegiatan”, “efisiensi”, “pekerjaan&#13;
lingkungan”, “meminimalkan limbah”. “Penggantian”, “lingkungan alam”,&#13;
“sertifikasi material”, “kontrol mutu”, dan “efisiensi energi” adalah faktor-faktor&#13;
yang menghambat implementasi perumahan berkelanjutan. Tingkat capaian&#13;
implementasi perumahan berkelanjutan berada pada kategori &quot;berkinerja&quot; dengan&#13;
Nilai Green Construction (NGC) sebesar 1,39 untuk rumah layak huni, dan 1,56&#13;
untuk rumah subsidi. Disarankan peningkatan pelaksanaan perlindungan alam dan&#13;
sertifikasi pada kedua proyek perumahan di setiap aspek, prinsip dan faktornya&#13;
sebagai solusi hambatan utama implementasi konstruksi berkelanjutan.&#13;
 &#13;
Kata kunci :  Konstruksi berkelanjutan, implementasi konstruksi berkelanjutan,&#13;
proyek perumahan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160545</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-13 22:36:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 11:24:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>