<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160509">
 <titleInfo>
  <title>MODIFIKASI MEMBRAN POLYETHERSULFONE DENGAN ADITIF NANOCELLULOSE (LIMNOCHARIS FLAVA) DAN GRAPHENE OXIDE UNTUK PENYISIHAN LOGAM BERAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fathul Bashair</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Air merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, air berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung berbagai aktivitas industri. Namun, laju pertumbuhan populasi dan masifnya industrialisasi telah meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan air bersih. Salah satu tantangan terbesar adalah pencemaran air, khususnya oleh logam berat seperti besi (Fe) yang dihasilkan dari berbagai aktivitas, termasuk penambangan. Penelitian ini berfokus pada pengembangan membran polietersulfon (PES) yang ditingkatkan dengan penambahan nanoselulosa dari genjer dan graphene oxide. Membran akan diproduksi menggunakan metode Non-Solvent Induced Phase Separation (NIPS) dengan variasi konsentrasi aditif untuk mempelajari pengaruhnya terhadap morfologi, sifat fisika-kimia, dan kinerja membran dalam menghilangkan logam berat Fe dari air. Hasil modifikasi ini menunjukkan peningkatan signifikan pada fluks air murni, di mana membran PN2GO mencapai nilai tertinggi 34,72 L/m²·h. Analisis Fourier-transform infrared (FTIR) pada membran termodifikasi mengungkapkan adanya gugus fungsi penting seperti –OH, C=C aromatik, O=S=O, C–S, C–O, dan C=O, serta potensi pembentukan ikatan hidrogen. Secara morfologi, hasil Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan bahwa modifikasi berhasil menciptakan ukuran dan distribusi pori yang lebih banyak dan merata. Dari sisi mekanik, penambahan nanoselulosa meningkatkan kekuatan tarik dan fleksibilitas membran. Semua membran yang dimodifikasi menunjukkan koefisien permeabilitas yang berada dalam rentang ultrafiltrasi. Meskipun demikan, kemampun rejeksi logam berat pada membran modifikasi masih belum sesuai dengan yang diharapkan. sehingga dapat disimpulkan membran kurang sesuai untuk penyisihan logam berat, namun baik morfologi, kekuatan mekanik, dan fluks air murni mengalami peningkatan yang baik.&#13;
&#13;
Kata kunci: membran, polyethersulfone, nanocellulose, graphene oxide, logam berat</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160509</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-13 17:27:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 23:10:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>