<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160363">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK PENERAPAN MODEL SEGMENTASI DENGAN ARSITEKTUR FPN UNTUK PENINGKATAN KINERJA KLASIFIKASI KARIES GIGI BERBASIS DEEP LEARNING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ADITYA YUFNANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Karies gigi merupakan salah satu permasalahan kesehatan mulut yang dapat menyebabkan kerusakan struktural pada gigi jika tidak terdeteksi dan ditangani secara dini. Deteksi dini karies gigi sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan dibidang deep learning pada saat sekarang ini memungkinkan deteksi karies secara otomatis melalui citra. Penelitian ini mengembangkan model segmentasi gigi berbasis Feature Pyramid Network (FPN) untuk meningkatkan performa model klasifikasi karies gigi. Model segmentasi dilatih dengan transfer learning menggunakan backbone EfficientNetB1, dan dievaluasi menggunakan metrik Intersection over Union (IoU) dan Dice Score. Kemudian, model klasifikasi dilatih menggunakan citra asli dan citra tersegmentasi secara terpisah, dengan hyperparameter yang sama guna memastikan bahwa ketiga model klasifikasi dilatih dengan  parameter pelatihan yang sama dan hasil pelatihan dapat dibandingkan secara adil. Perbandingan performa dilakukan menggunakan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan segmentasi pada citra gigi dapat meningkatkan akurasi klasifikasi, dengan hasil terbaik dicapai oleh arsitektur DenseNet169 pada data tersegmentasi, yang menghasilkan akurasi sebesar 89,26%. Metrik evaluasi menunjukkan bahwa segmentasi efektif dalam memfokuskan model pada area gigi yang relevan, mengurangi gangguan dari latar belakang yang tidak terkait, dan meningkatkan keandalan klasifikasi karies gigi. Dengan demikian, pendekatan segmentasi menggunakan FPN terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan akurasi klasifikasi karies gigi berbasis deep learning.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Karies Gigi, Segmentasi Gigi, Deep learning, FPN, Klasifikasi Citra</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160363</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 21:53:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 21:54:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>