<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160349">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INTERNAL KELUARGA TERHADAP ANAK REMAJA PUTUS SEKOLAHRN(STUDI FENOMENOLOGI PADA UPTD RUMOH SEUJAHTRA ANEUK NANGGROE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISKA MAULIDIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis pengaruh  faktor  internal  keluarga terhadap anak remaja yang putus sekolah, dengan fokus pada studi fenomenologi di UPTD Rumoh Seujahtra Aneuk Nanggroe (RSAN) Aceh. Keluarga memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan pendidikan anak. Namun, sejumlah faktor internal keluarga, seperti keterbatasan ekonomi, masalah dalam rumah tangga, dan kurangnya pendidikan orang tua, sering kali menyebabkan anak-anak terpaksa menghentikan pendidikan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari informan yang terdiri dari anak remaja, orang tua, serta pembina di RSAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang ekonomi yang rendah, ketidakmampuan orang tua dalam memberikan pendidikan yang layak, dan permasalahan keluarga, seperti perceraian dan kekerasan rumah tangga, menjadi faktor dominan yang mempengaruhi keputusan keluarga untuk menitipkan anak-anak mereka di RSAN. Pola komunikasi dalam keluarga yang terbuka dan saling mendukung terbukti memiliki dampak positif terhadap perkembangan anak, sementara pola komunikasi yang kurang efektif memperburuk situasi. Selain itu, faktor sosial, seperti kehilangan orang tua dan perlindungan hukum, juga berkontribusi terhadap keputusan keluarga untuk mencari perlindungan dan pendidikan di RSAN. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya peran keluarga dalam pendidikan anak, serta memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Diharapkan pula bahwa temuan penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan program-program yang lebih efektif dalam membantu anak-anak yang terpinggirkan agar memperoleh pendidikan yang layak.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Internal Keluarga, Anak Remaja, Putus Sekolah, RSAN, Pendidikan, Pola Komunikasi. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160349</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 21:19:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 14:42:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>