<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160343">
 <titleInfo>
  <title>PEMBANGUNAN JEMBATAN GANTUNG GP. LAMSEUPEUNG – GP. LAMBHUK (RIGID SIMETRIS, BENTANG 80 METER)RNKOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AMEIRA AMALIA MULKAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (D3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jembatan gantung adalah struktur yang ditopang kabel baja utama yang menggantung dari dua menara tinggi di ujungnya. Sementara itu, jembatan pejalan kaki dirancang khusus untuk pejalan kaki. Jembatan gantung pejalan kaki sebagai akses aman dan efisien, sekaligus memangkas waktu tempuh dan meningkatkan konektivitas antar wilayah. Saat ini, warga Lambhuk dan Lamseupeung terpaksa memutar jauh karena ketiadaan penghubung langsung, sehingga harus melalui rute padat atau jalur tak aman. Sebagai solusi, dirancang pembangunan jembatan gantung khusus pejalan kaki dengan bentang utama 80meter bertipe rigid simetris. Jembatan ini tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, tetapi juga mendukung pengembangan wisata religi. Pelaksanaan magang pada proyek ini bertujuan untuk mengenal langsung dunia kerja, melatih kemampuan berinteraksi, menerapkan pengetahuan akademik di lapangan, serta meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab. Dalam konteks magang ini, pemahaman terhadap proyek mencakup peninjauan dokumen teknis seperti gambar kerja dan spesifikasi material serta detail metode pekerjaan pondasi bore pile blok angkur, pekerjaan abutment blok angkur dan pemasangan blok angkur resin wire rope yang berdiameter 53 mm. Aspek Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) juga menjadi perhatian utama dalam observasi pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Rencana Kurva S serta rehabilitasi jembatan eksisting. Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan, menghemat waktu perjalanan, dan memajukan potensi pariwisata religi di Kota Banda Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160343</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 21:08:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 18:05:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>