<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160307">
 <titleInfo>
  <title>DINAMIKA PENGEMBANGAN PARIWISATA DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN KAWASAN PESISIR UTARA ACEHRN(STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>GAMPONG LAMREH, KECAMATAN MESJID RAYA, KABUPATEN ACEH BESAR)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FADHLY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengembangan pariwisata di kawasan pesisir utara Aceh merupakan salah satu langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini bermaksud mengkaji potensi, tantangan, dan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Kawasan ini memiliki sejumlah objek wisata alam dan sejarah yang menawarkan pemandangan yang menarik, nilai sejarah yang tinggi, serta lingkungan yang relatif masih terjaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa sekitar 96% masyarakat mengetahui keberadaan potensi wisata yang dimiliki Lamreh, dan sekitar 78% menganggap wisata alam sebagai daya tarik utama kawasan ini. Tingkat keterlibatan langsung masyarakat dalam aktivitas pariwisata masih tergolong rendah, yang menunjukkan perlunya peningkatan partisipasi warga dalam sektor ini. Dari sisi ekonomi, sekitar 39% masyarakat merasakan adanya peningkatan pendapatan akibat aktivitas pariwisata, meskipun dampaknya belum merata. Sebanyak 68% menilai bahwa keberadaan pariwisata memberikan dampak positif terhadap lingkungan, dan 79% menyatakan harapan agar pengembangan wisata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus perbaikan infrastruktur. Di sisi lain, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, minimnya fasilitas pendukung, serta belum adanya sistem pengelolaan destinasi yang terintegrasi. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi pengembangan diarahkan pada pendekatan Weakness–Opportunities (W–O), yakni memanfaatkan peluang eksternal untuk mengatasi kelemahan internal. Strategi difokuskan pada peningkatan aksesibilitas, penataan jalur tracking, revitalisasi situs sejarah, pengamanan kawasan tebing, serta penguatan kelembagaan dan promosi digital. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong Gampong Lamreh menjadi destinasi wisata pesisir yang berdaya saing dan berkelanjutan di wilayah Aceh.&#13;
Kata kunci: Pesisir Utara Aceh, Gampong Lamreh, Pengembangan Pariwisata, SWOT, Strategi Keberlanjutan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160307</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 17:15:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 00:15:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>