<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160301">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI PERILAKU SELF-HATRED PADA MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>UUL NAIDILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Uul Naidila (2025). Identifikasi Perilaku Self-Hatred pada Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Nurbaity, S.Pd., M.Ed dan Hetti Zuliani, S.Pd., M.Pd., Ph.D&#13;
Perilaku self-hatred merupakan kebencian terhadap diri sendiri yang ditandai dengan harga diri rendah (low self-esteem), menyalahkan diri sendiri dan malu (self-blame and shame) dan keadaan mental agitasi (mental state of agitation). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku self-hatred pada mahasiswa FKIP Universitas Syiah Kuala. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif angkatan 2022 FKIP Universitas Syiah Kuala dengan jumlah 1.264 orang. Sampel penelitian berjumlah 304 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik voluntary sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang berisi item skala self-hatred dengan pilihan jawaban 4 poin model skala likert modifikasi sebanyak 38 item. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hampir separuhnya mahasiswa berada pada kategori self-hatred yang tinggi yaitu sebanyak 130 orang atau 42,76%. Indikator self- hatred tertinggi berada pada indikator mental state of agitation (keadaan mental agitasi atau kegelisahan yang mendalam). Implikasi dari penelitian ini mengarah pada pentingnya layanan Bimbingan dan Konseling, khususnya layanan dasar seperti bimbingan klasikal, bimbingan kelompok dan konseling individual, sebagai upaya preventif dan intervensi terhadap mahasiswa yang mengalami self- hatred.&#13;
Kata kunci: Identifikasi, Self-hatred, Mahasiswa, implementasi bimbingan dan konseling</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160301</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 16:59:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 10:40:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>