<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160129">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURHASANAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja anggaran, ukuran&#13;
pemerintah daerah, kemampuan keuangan daerah, jumlah anggota DPRD, dan&#13;
tunjangan perumahan DPRD provinsi terhadap besaran tunjangan perumahan&#13;
anggota DPRD kabupaten/kota se-Indonesia pada tahun 2017-2023. Fenomena&#13;
disparitas besarannya terjadi secara signifikan meskipun terdapat regulasi yang&#13;
berlaku secara nasional. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear&#13;
erganda dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup 205&#13;
kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dengan data sekunder yang diperoleh&#13;
melalui dokumen APBD, laporan keuangan, dan peraturan daerah yang relevan.&#13;
Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel ukuran pemerintah daerah dan&#13;
kemampuan keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap besaran&#13;
tunjangan perumahan DPRD. Sementara itu, kinerja anggaran, jumlah anggota&#13;
DPRD, dan tunjangan perumahan DPRD provinsi tidak memiliki pengaruh yang&#13;
signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan pemberian tunjangan&#13;
lebih banyak dipengaruhi oleh daya fiskal dan skala pemerintahan daerah, bukan&#13;
oleh efektivitas anggaran atau acuan dari pemerintah provinsi. Temuan ini&#13;
mendukung teori keagenan, di mana peran dan keputusan agen legislatif&#13;
cenderung dipengaruhi oleh kepentingan internal daerah daripada prinsip&#13;
harmonisasi antarwilayah. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi&#13;
perumusan kebijakan tunjangan DPRD yang lebih akuntabel dan proporsional,&#13;
serta mendorong peningkatan efisiensi anggaran publik di tingkat daerah.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Tunjangan Perumahan, DPRD, Kinerja Anggaran, Ukuran&#13;
Pemerintah Daerah, Kemampuan Keuangan Daerah. &#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160129</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 12:16:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 14:20:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>