<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160037">
 <titleInfo>
  <title>EXPLORING ENGLISH TEACHERS’ BELIEFS AND PRACTICES IN FORMATIVE ASSESSMENT (A CASE STUDY AT SMP NEGERI 15 BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hayatun Nufus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Magister Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji keyakinan dan praktik guru bahasa Inggris terhadap asesmen formatif di SMP Negeri 15 Banda Aceh. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan dari dua orang guru bahasa Inggris melalui tiga sesi wawancara semi-terstruktur dengan masing-masing guru. Wawancara ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan pendekatan mereka dalam pelaksanaan asesmen formatif. Selain itu, observasi kelas dilakukan sebanyak dua kali untuk setiap guru, dan dokumen pendukung seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan lembar kerja siswa turut dianalisis untuk memperkaya data. Temuan yang dianalisis secara tematik menunjukkan bahwa meskipun kedua guru menyadari pentingnya asesmen formatif dalam mendukung proses pembelajaran, terdapat ketidaksesuaian antara keyakinan yang mereka ungkapkan dan praktik yang diterapkan di kelas. Ketidaksesuaian ini disebabkan oleh keterbatasan pemahaman terhadap strategi asesmen formatif yang efektif serta penerapan prinsip pembelajaran sosiokultural. Meskipun beberapa teknik asesmen formatif telah diterapkan, perbaikan yang signifikan masih diperlukan untuk dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160037</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 10:22:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-14 09:56:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>