<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160017">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN  BAKTERI  PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN UNTUK MENINGKATKAN  INFEKSI MIKORIZA, NODULASI DAN PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRILL) PADA LAHAN TERKENA TSUNAMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khalis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa jenis   Bakteri   Pemacu    Pertumbuhan  Tanaman   terhadap    peningkatan  infeksi mikoriza, nodulasi dan pertumbuhan tanaman kedelai pada lahan terkena tsunami. Penelitian ini dilaksanakan di  rumah  kaca  milik  UPTD-Balai Pengawasan dan Sertifikasi  Benih  (BPSB)  Provinsi  Aceh  yang  bertempat di Lampineung Banda Aceh.   Analisis   tanah   awal   dilakukan   di  laboratorium  Tanah   dan  Tanaman Fakultas   Pertanian   Universitas  Syiah  Kuala   Banda   Acch,   dilanjutkan  dengan perhitungan populasi mikoriza  dan nodulasi di laboratorium benih BPSB.  Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap  pola faktorial  dengan  5 ulangan, faktor yang   diteliti  merupakan perlakuan   tanah  yaitu,   tanah  belum   ditanami kedelai   dan  tanah   bekas   ditanami  kedelai    serta   pemberian  bakteri   pemacu pertumbuhan tanaman   (PGPR) yaitu  tanpa  PGPR,   proradix,   rhizovital  42  dan EM4.   Hasil   penelitian  menunjukkan  perlakuan  tanah   dan  pemberian  PGPR berpengaruh sangat nyata  pada  bobot  segar  dan kering  batang  tanaman  kedelai, bobot segar  dan kering  akar tanaman  kedelai, jumlah nodul  akar tanaman  kedelai dan persentase infeksi  mikoriza pada akar tanaman  kedelai.  Hasil  penelitian juga memperlihatkan interaksi  perlakuan   tanah  dan  pemberian PGPR  menunjukkan pengaruh   sangat nyata  terjadi   pada  bobot   segar   dan  kering   batang  tanaman kedelai, bobot segar  akar tanaman  kedelai, jumlah  nodul  akar tanaman  kedelai. Perlakuan terbaik  dijumpai pada tanah bekas  ditanami  kedelai dengan pemberian PGPR Proradix.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci   :  bakteri   pemacu  pertumbuhan tanaman,   mikoriza,   nodul,   kacang kedelai.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160017</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 09:41:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 09:41:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>