<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="160007">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENGORGANISASIAN PEMELIHARAAN  BANGUNAN GEDUNG SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fira Isma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan    pemeliharaan    bangunan    gedung    dimaksudkan     untuk    menjamin   dan mempertahankan  kondisi bangunan beserta elemen, bahan dan peralatan yang digunakan pada bangunan agar dapat berfungsi sesuai dengan rencana sehingga dapat mencapai atau melebihi usia rencana  yang  telah ditentukan  sehingga dapat  memberi kenyamanan  bagi penggunanya.  Sekretariat Daerah  Kabupaten  (Setdakab)  Aceh Tengah  merupakan  pusat perkantoran   di Kabupaten  Aceh  Tengah  dengan  Bagian  Umum sebagai  instansi yang bertanggung  jawab   terhadap  proses  pemeliharaan   gedung.  Mengacu  pada  Peraturan Menteri   Pekerjaan  Umum  No.  24/PRT/M/2008   tentang   pedoman  pemeliharaan  dan perawatan  bangunan gedung, banyak komponen bangunan yang tidak terpelihara  dengan baik sehingga  menggambarkan pemeliharaan  bangunan  gedung  Setdakab  Aceh  Tengah masih kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting pengorganisasian    pemeliharaan   bangunan   gedung   dan   kerusakan   bangunan   serta membuat   konsep  optimal   pengorganisasian  pemeliharaan   bangunan  gedung.  Metode analisis   yang   digunakan   adalah   metode   deskriptif,    SWOT   (Strength,    Weakness, opportunities,  threath) dan Analytic Hierarchy Process  (AHP). Hasil yang  didapatkan dari penelitian adalah tidak optimalnya  pengorganisasian  pemeliharaan bangunan gedung dan adanya kerusakan komponen bangunan gedung. Sedangkan hasil yang dicapai dalam penelitian  ini adalah  adanya  konsep  pengorganisasian  pemeliharaan  bangunan  gedung yang optimal, yaitu  (1) menempatkan staf teknik pada Bagian Umum, (2) merevisi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pekerjaan pemeliharaan bangunan gedung, (3) mengevaluasi struktur  organisasi   dengan   menambah  bagian  teknik  untuk  pekerjaan  pemeliharaan bangunan gedung dan (4) mengikutkan pengelola pada pelatihan pemeliharaan pekerjaan bangunan gedung.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci   :   pengorganisasian, pemeliharaan, bangunan gedung.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>160007</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 09:24:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 09:24:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>