<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159985">
 <titleInfo>
  <title>INTEGRASI EDGE AI DAN APLIKASI WEB STREAMLIT UNTUK KLASIFIKASI KANKER KULIT BASAL CELL CARCINOMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WAN HAYATUN NISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kanker kulit Basal Cell Carcinoma (BCC) merupakan salah satu jenis kanker kulit yang paling umum dan sering kali tidak teridentifikasi pada tahap awal. BCC dapat menyebabkan kerusakan jaringan lebih lanjut apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, diagnosis dini sangat penting untuk mencegah penyebaran kanker dan meningkatkan peluang pengobatan yang lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem klasifikasi BCC dengan menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) guna menghasilkan output klasifikasi. Selain itu, penelitian ini juga mengusulkan integrasi teknologi Edge AI dan aplikasi berbasis web Streamlit untuk meningkatkan efisiensi serta mengurangi latensi dalam proses klasifikasi kanker kulit. Dengan memanfaatkan Edge AI, pemrosesan data dilakukan secara lokal pada perangkat, yang memungkinkan klasifikasi dilakukan dengan lebih cepat dan mengurangi ketergantungan terhadap koneksi internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan mampu membedakan secara efektif antara kulit normal dan BCC. Evaluasi pengujian dilakukan berdasarkan metrik accuracy, precision, recall, specificity, F1 score, dan inference time. Akurasi untuk arsitektur EfficientNet-B0 adalah sebesar 98,9%, sedangkan untuk arsitektur ResNet-34 mencapai 100%. Video demonstrasi dari sistem yang dikembangkan dapat diakses melalui tautan berikut: https://youtu.be/hU0Woj2CnwI &#13;
&#13;
Kata Kunci: Basal Cell Carcinoma, Edge AI, Streamlit, Convolutional Neural Network, Deep Learning.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159985</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 08:32:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 10:23:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>