PERANCANGAN KEBUN BINATANG DI ACEH BESAR DENGAN TEMA BIOPHILIC ARCHITECTURE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANCANGAN KEBUN BINATANG DI ACEH BESAR DENGAN TEMA BIOPHILIC ARCHITECTURE


Pengarang

FARAH DARAINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dyah Erti Idawati - 196707031997022001 - Dosen Pembimbing I
Mirza Fuady - 197002242008121002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2104104010047

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Arsitektur.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

727.659

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perancangan Kebun Binatang di Aceh Besar dengan tema Biophilic Architecture bertujuan untuk menciptakan kawasan konservasi, edukasi, dan wisata yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Perancangan ini didasarkan pada kebutuhan akan sarana wisata edukatif yang memenuhi standar konservasi satwa dan menyediakan ruang terbuka hijau di Aceh Besar. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis tapak, studi banding objek dan tema sejenis, serta penerapan prinsip-prinsip biophilic dalam desain arsitektur dan lanskap. Desain kebun binatang ini mengadopsi konsep zonasi ruang berdasarkan habitat satwa, sirkulasi campuran untuk pengunjung, serta pemanfaatan material alami dan sistem utilitas ramah lingkungan. Penerapan biophilic architecture diwujudkan melalui integrasi elemen alam seperti vegetasi, air, pencahayaan alami, dan ventilasi silang untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan pengguna, baik satwa maupun manusia. Hasil perancangan diharapkan dapat menjadi solusi arsitektural yang mendukung pelestarian satwa, membantu dalam edukasi dan wisata bagi masyarakat, serta memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan serta ekonomi lokal di Aceh Besar.

Kata Kunci : Kebun Binatang, Biophilic Architecture

The design of the Zoo in Aceh Besar with the theme of Biophilic Architecture aims to create an environmentally friendly and sustainable conservation, education, and tourism area. This design is based on the need for educational tourism facilities that meet animal conservation standards and provide green open space in Aceh Besar. The methods used include literature studies, site analysis, comparative studies of similar objects and themes, and the application of biophilic principles in architectural and landscape design. The design of this zoo adopts the concept of spatial zoning based on animal habitats, mixed circulation for visitors, and the use of natural materials and environmentally friendly utility systems. The application of biophilic architecture is realized through the integration of natural elements such as vegetation, water, natural lighting, and cross ventilation to improve the comfort and welfare of users, both animals and humans. The design results are expected to be an architectural solution that supports animal conservation, helps in education and tourism for the community, and makes a positive contribution to the environment and local economy in Aceh Besar. Keywords: Zoo, Biophilic Architecture

Citation



    SERVICES DESK