<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15995">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN YURIDIS TERHADAP JAMINAN KEPASTIAN HUKUM DALAM RNPELAKSANAAN PENANAMAN MODAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HELGIAN PRANATA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
HELGIAN PRANATA,&#13;
2015&#13;
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP JAMINAN &#13;
KEPASTIAN HUKUM DALAM &#13;
PELAKSANAAN PENANAMAN MODAL &#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala &#13;
(v,50) pp., bibl.&#13;
Azhari, S.H., MCL, M.A.&#13;
Sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi nasional,  Indonesia sangat &#13;
membutuhkan penanaman modal. Produk hukum yang jelas dan jaminan &#13;
kepastian hukum dari pemerintah merupakan pertimbangan penting bagi penanam&#13;
modal dalam  melakukan penanaman modal  di Indonesia. Dalam rangka memberi &#13;
jaminan kepastian hukum kepada penanam  modal pemerintah telah memuat &#13;
jaminan kepastian hukum tersebut  dalam Pasal 3 ayat (1), Pasal 4 ayat (2) dan &#13;
Pasal 14 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. &#13;
Akan tetapi  dalam  beberapa kasus menunjukkan adanya ketidakpastian hukum &#13;
dalam pelaksanaan penanaman modal di Indonesia.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini menjelaskan tentang penyebab timbulnya &#13;
ketidakpastian hukum dalam pelaksanaan penanaman modal, konsekuensi dari &#13;
terjadinya ketidakpastian hukum dalam pelaksanaan penanaman modal, serta &#13;
tindakan yang telah dilakukan pemerintah dalam menjamin kepastian hukum  bagi &#13;
penanam modal.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normatif. &#13;
Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengkaji  bahan pustaka yang terkait &#13;
dengan objek penelitian. Kemudian data yang terkumpul disusun secara sistematis &#13;
dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif sehingga  menghasilkan data &#13;
deskriptif.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan  terjadinya    ketidakpastian hukum dalam &#13;
penanaman modal di Indonesia  bahwa disebabkan oleh beberapa faktor, antara &#13;
lain  lemahnya koordinasi antar intansi pemerintah, tidak tegaknya hierarki &#13;
perundang-undangan, tidak dilaksanakannya kontrak yang telah disepakati, tidak &#13;
tegasnya pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. &#13;
Tidak  tegaknya kepastian hukum  dalam kegiatan penanaman modal ini &#13;
menimbulkan beberapa konsekuensi yaitu  menurunnya daya tarik Indonesia &#13;
sebagai negara tujuan penanaman modal dan terganggunya kinerja perusahaan &#13;
yang sedang melaksanakan kegiatan penanaman modal.  Untuk menanggulangi &#13;
ketidakpastian hukum, pemerintah melakukan beberapa upaya  yaitu penataan &#13;
kewenangan dan koordinasi antar intansi pemerintah, penataan pendelegasian &#13;
kewenangan, meningkatakan harmonisasi peraturan perundang-undangan, &#13;
membentuk pelayanan terpadu satu pintu, membentuk Badan Koordinasi &#13;
Penanaman Modal dan Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah.&#13;
Disarankan  agar  pemerintah  mempertegas dan menjelaskan secara lebih &#13;
rinci  kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.  Disamping itu &#13;
pemerintah disarankan agar konsisten dalam menegakkan hierarki peraturan &#13;
perundang-perundangan yang berlaku  di Indonesia.  Selanjutnya  disarankan &#13;
kepada pemerintah  agar memasukkan upaya-upaya yang telah dilakukan di atas &#13;
kedalam  UUPM sehingga  tersebut memiliki daya ikat dan daya berlaku secara &#13;
maksimal.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15995</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-30 20:58:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-31 12:05:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>