UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN MINYAK ATSIRI CYMBOPOGON CITRATUS MENGGUNAKAN METODE ABTS (2,2`-AZINOBIS-(3-ETHYLBENZOTHIAZOLINE-6-SULFONIC ACID) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN MINYAK ATSIRI CYMBOPOGON CITRATUS MENGGUNAKAN METODE ABTS (2,2`-AZINOBIS-(3-ETHYLBENZOTHIAZOLINE-6-SULFONIC ACID)


Pengarang

NAZWA KHALIFIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hilda Maysarah - 198505022014042002 - Dosen Pembimbing I
Irma Sari - 198203232012122001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2108109010053

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA Farmasi., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Radikal bebas merupakan senyawa reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan sel dalam tubuh, sehingga memicu berbagai penyakit degeneratif seperti kanker. Antioksidan berperan penting dalam menetralisir radikal bebas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol 80% dan minyak atsiri tanaman C.citratus dengan menggunakan metode ABTS. C.citratus diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, fenol, dan minyak atsiri yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Metode ABTS digunakan untuk mengukur kemampuan ekstrak etanol 80% dan minyak atsiri dalam menangkap radikal bebas ABTS berdasarkan nilai IC₅₀. Sebagai larutan pembanding digunakan vitamin C yang telah dikenal luas sebagai antioksidan kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 80% memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 2,015 μg/ml, sedangkan minyak atsiri menunjukkan aktivitas antioksidan dengan nilai IC₅₀ sebesar 8,861 μg/ml. Dengan demikian, ekstrak etanol 80% dan minyak atsiri C.citratus memiliki aktivitas antioksidan yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai produk farmasi yaitu sebagai obat herbal terstandar dan kosmetik.

Kata kunci: Cymbopogon citratus, antioksidan, ABTS, ekstrak etanol, minyak atsiri.

Free radicals are reactive compounds that can cause cellular damage in the body, thereby triggering various degenerative diseases such as cancer. Antioxidants play an important role in neutralizing these free radicals. This study aims to determine the antioxidant activity of 80% ethanol extract and essential oil of Cymbopogon citratus using the ABTS method. C. citratus is known to contain various bioactive compounds such as flavonoids, alkaloids, phenols, and essential oils, which have potential as natural antioxidants. The ABTS method was used to measure the ability of 80% ethanol extract and essential oil to scavenge free radicals, based on IC₅₀ values. Vitamin C, a well-known strong antioxidant, was used as a comparison solution. The results showed that the 80% ethanol extract had very strong antioxidant activity with an IC₅₀ value of 2.015 μg/ml, while the essential oil showed antioxidant activity with an IC₅₀ value of 8,861 μg/ml. Thus, the 80% ethanol extract and essential oil of C. citratus possess significant antioxidant potential to be developed as pharmaceutical products, namely standardized herbal medicines and cosmetics. Keywords: Cymbopogon citratus, Antioxidant, ABTS, ethanol extract, essential oil.

Citation



    SERVICES DESK