<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159903">
 <titleInfo>
  <title>RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG (SOLANUM MELONGENA L.) AKIBAT DOSIS PUPUK BOKASHI DAN PUPUK MONO KALIUM PHOSPATE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nabilah Nur Ahmad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Terung merupakan salah satu jenis sayuran dalam famili Solanaceae yang banyak digemari masyarakat Indonesia karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan serta nilai gizi yang tinggi. Permintaan konsumen pada terung meningkat, namun tidak diimbangi dengan produksinya yang fluktuatif. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan pertumbuhan dan hasil terung dengan pemberian pupuk bokashi dan pupuk mono kalium phosphate. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk bokashi dan dosis pupuk mono kalium phosphate serta interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung . Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan II, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh yang memiliki titik koordinat 5º33'58''LU 95º22'23''BT dengan ketinggian 4,28 mdpl dan Laboratorium Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh yang berlangsung dari bulan Januari hingga April 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3×4 dengan 3 ulangan, 12 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 2 tanaman sehingga terdapat 72 sampel tanaman. Faktor pertama adalah dosis pupuk Bokashi yang terdiri dari 3 taraf yaitu 0,8, 1,2 dan 1,6 g polybag-1. Faktor kedua adalah dosis pupuk Mono Kalium Phosphate yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, 5, 10 dan 15 g L-1 air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk bokashi berpengaruh sangat nyata terhadap bobot berangkasan basah dan bobot berangkasan kering. Pertumbuhan dan hasil tanaman terung terbaik terdapat pada dosis pupuk Bokashi 1,6 g polybag-1. Dosis pupuk Mono Kalium Phosphate berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang umur 21 dan 28 HST dan bobot berangkasan kering serta berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 21 HST dan bobot berangkasan basah. Pertumbuhan dan hasil tanaman terung terbaik terdapat pada tanpa pemberian pupuk Mono Kalium Phosphate. Interaksi antara dosis pupuk Bokashi dengan dosis pupuk Mono Kalium Phosphate berpengaruh sangat nyata terhadap bobot berangkasan basah. Kombinasi antara dosis pupuk Bokashi dengan pupuk Mono Kalium Phosphate yang lebih baik terdapat pada dosis pupuk Bokashi 1,6 g polybag-1 dengan pupuk Mono Kalium Phosphate 5 g L-1 air.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Parameter, taraf, faktor, interaksi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159903</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 22:39:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 14:58:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>