<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159887">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PROSES PRODUKSI TAHU (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PABRIK TAHU ABI MAKMUR)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cynthia Arya Nurul Prathivi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lean Manufacturing dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya produksi di Pabrik Tahu Abi Makmur. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan (waste) yang terjadi selama proses produksi tahu. Penelitian ini mengidentifikasi empat jenis pemborosan utama, yaitu waste of waiting berupa waktu tunggu yang lama pada proses perendaman kedelai, waste of transportation berupa pemindahan tahu ke meja pemotongan dan tempat penyimpanan sementara yang memiliki jarak cukup jauh, waste of motion berupa kegiatan memasukkan dan mengeluarkan selang yang memerlukan waktu beberapa menit, serta waste of defect berupa hasil tahu yang menggumpal dan bentuknya miring. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan beberapa langkah perbaikan melalui pendekatan Lean Manufacturing, antara lain perancangan Value Stream Mapping (VSM) yang terdiri dari Current State Map (CSM) dan Future State Map (FSM), Identifikasi Waste, penyusunan Fishbone Diagram, serta analisis menggunakan Process Activity Mapping (PAM). Rekomendasi perbaikan yang dihasilkan mencakup pengaturan suhu air perendaman pada kisaran 40–50°C, re-design layout stasiun kerja untuk memperpendek jarak antar proses, penambahan alat bantu berupa troli, serta penerapan prinsip Built-in Quality guna meminimalkan cacat produk. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan produktivitas sebesar 17,546% dan efisiensi biaya produksi sebesar 15%. Dengan demikian, implementasi Lean Manufacturing terbukti efektif dalam mengoptimalkan proses produksi, serta diharapkan dapat menjadi acuan strategis bagi perusahaan dalam meningkatkan daya saing dan kinerja operasional.&#13;
Kata Kunci: 	Produktivitas, Efisiensi Biaya Produksi, Lean Manufacturing, Pabrik Tahu&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159887</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 21:36:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 09:52:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>