<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159863">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN DEEP LEARNING UNTUK KLASIFIKASI MOTIF BATIK ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MISNA PINTE MIARA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak - Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah &#13;
diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia sejak tahun 2009. &#13;
Meskipun penelitian mengenai batik dari berbagai daerah di Indonesia telah banyak &#13;
dilakukan, studi yang secara khusus membahas motif batik Aceh masih sangat &#13;
terbatas. Padahal, upaya pengenalan dan pelestarian motif batik Aceh memiliki &#13;
urgensi yang tinggi dalam rangka menjaga kelangsungan warisan budaya daerah. &#13;
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membangun &#13;
model deep learning yang mampu mengklasifikasikan enam jenis motif batik Aceh &#13;
yang populer, yaitu Pinto Aceh, Rencong Aceh, Deheun, Bungong Meulu, Emun &#13;
Berangkat, dan Bungong Bambang. Metode penelitian diawali dengan &#13;
pembangunan dataset citra motif batik Aceh. Pengumpulan data dilakukan melalui &#13;
pemotretan langsung terhadap kain batik Aceh di kantor Dewan Kerajinan Nasional &#13;
Aceh dan kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Pengumpulan data ini &#13;
menghasilkan 600 citra awal. Citra-citra tersebut kemudian dilabelkan ke dalam &#13;
enam kategori berdasarkan jenis motif dengan validasi pelabelan dilakukan oleh &#13;
ahli batik dari Dewan Kerajinan Nasional Aceh. Selanjutnya teknik augmentasi &#13;
rotasi dan flipping dilakukan untuk meningkatkan keragaman dan jumlah data, &#13;
sehingga menghasilkan dataset akhir yang mengandung 1.800 citra. Dataset ini &#13;
digunakan untuk melatih model deep learning berbasis tiga arsitektur &#13;
Convolutional Neural Network (CNN), yaitu EfficientNet-B0, MobileNet, dan &#13;
ResNet50. Pembagian dataset dilakukan dengan rasio 80% untuk data pelatihan, &#13;
10% untuk data validasi, dan 10% untuk data pengujian. Pelatihan model dilakukan &#13;
dengan variasi jumlah epoch (20, 40, 60, 80, dan 100) serta tiga nilai learning rate &#13;
(0,01; 0,001; dan 0,0001). Evaluasi performa model dilakukan dengan &#13;
menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa model terbaik diperoleh menggunakan arsitektur MobileNet &#13;
dengan konfigurasi 40 epoch dan learning rate 0,01, yang menghasilkan akurasi &#13;
sebesar 96,11%, precision 96,38%, recall 96,11%, dan F1-score 96,11%. Luaran &#13;
dari penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam proses pendataan, &#13;
pengelompokan, serta upaya pelestarian motif batik Aceh melalui pendekatan &#13;
teknologi digital berbasis deep learning. &#13;
Kata Kunci: Motif Batik Aceh; Convolutional Neural Network (CNN); Deep &#13;
Learning; Klasifikasi Citra; Dataset Citra</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159863</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 19:09:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 09:34:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>