<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159829">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN HASIL PATOLOGI ANATOMI BIOPSI FORSEP DAN BILASAN BRONKUS SEBAGAI DIAGNOSTIK PADA PASIEN DENGAN KECURIGAAN TUMOR PARU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saiful Hadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Metode biopsi forsep dan bilasan bronkus adalah dua metode yang sering&#13;
digunakan untuk pengambilan sampel tumor paru melalui bronkoskopi. Namun kedua&#13;
metode ini mempunyai keterbatasan dan sering didapatkan hasil patologi anatomi tidak&#13;
ditemukan sel ganas dengan nilai diagnostik bervariasi. Selain itu bilasan bronkus selalu&#13;
diperiksakan bersamaan pemeriksaan sampel biopsi forsep. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengevaluasi perbedaan hasil patologi anatomi antara biopsi forsep dan bilasan bronkus&#13;
dalam mendeteksi kanker paru.&#13;
Metode: Penelitian ini merupakan studi retrospektif analitik observasional dengan desain&#13;
cross-sectional yang dilakukan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Data Januari-&#13;
Desember 2024 didapatkan sebanyak 279 pasien dengan kecurigaan tumor paru dilakukan&#13;
bronkoskopi. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square, dan kurva ROC untuk menilai&#13;
sensitivitas, spesifisitas, serta akurasi diagnostik dari masing-masing metode.&#13;
Hasil: Mayoritas pasien adalah laki-laki (72,8%) dengan usia dominan 56–65 tahun&#13;
(39,1%). Biopsi forsep memiliki sensitivitas 88,5%, spesifisitas 100%, nilai prediksi positif&#13;
(PPV) 100%, nilai prediksi negatif (NPV) 88,5%, dan akurasi 93,9%. Sebaliknya, bilasan&#13;
bronkus memiliki sensitivitas lebih rendah (27,7%), spesifisitas 100%, PPV 100%, NPV&#13;
55,0%, dan akurasi 61,6%. Analisis kurva ROC menunjukkan AUC biopsi forsep sebesar&#13;
0,943 (sangat baik) dibandingkan bilasan bronkus yang hanya 0,639 (rendah).Uji Chi-&#13;
Square menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode dalam mendeteksi kanker&#13;
paru (p &lt; 0,001).&#13;
Kesimpulan:Metode pengambilan sampel dengan biopsi forsep memiliki nilai diagnostik&#13;
lebih baik dalam mendeteksi jenis kanker paru karena biopsi forsep mampu mengambil&#13;
jaringan yang lebih dalam dan lebih representatif dibandingkan bilasan bronkus berdasarkan&#13;
kelainan patologi anatomi. Sedangkan bilasan bronkus, meskipun memiliki nilai diagnostik&#13;
lebih rendah,namun tetap dapat digunakan sebagai teknik dalam diagnostik kanker paru&#13;
terutama pada kasus lesi radang kronik pada temuan bronkoskopi dan keterbatasan&#13;
aksesibilitas lokasi lesi tumor atau tidak dapat dilakukan biopsi forsep.&#13;
Kata Kunci: biopsi forsep, bilasan bronkus, kanker paru, sensitivitas, spesifisitas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159829</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 16:45:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 11:37:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>