<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159817">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Akmal Khadafi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalan tambang merupakan infrastruktur utama dalam aktivitas penambangan yang berfungsi sebagai penghubung antara lokasi-lokasi penting di area tambang. Kualitas jalan yang baik dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pencapaian target produksi, sementara kondisi jalan yang tidak sesuai standar dapat menghambat produksi serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Setelah dilakukan pengamatan pada 11 segmen jalan di area operasional PT Yastra Energy, 10 segmen termasuk seluruh tikungan tidak memenuhi standar lebar minimal, namun seluruh segmen memiliki grade yang ideal di bawah 12%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan produksi alat gali muat dan alat angkut dengan mengkaji cycle time masing-masing alat dalam hubungannya dengan geometri jalan angkut. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi lapangan, dilanjutkan dengan simulasi perbaikan geometri jalan tambang berdasarkan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 untuk menganalisis dampaknya terhadap cycle time dan produktivitas alat angkut. Perbaikan dilakukan melalui rekayasa grade, penambahan lebar jalan, dan perbaikan permukaan. Implementasi perbaikan menurunkan cycle time alat angkut sebesar 20,43% (dari 852,6 menjadi 678 detik), meningkatkan kecepatan rata-rata kendaraan, dan meningkatkan produktivitas pengangkutan sebesar 20,85% (dari 117 menjadi 147 ton/jam). Produktivitas 4 unit alat angkut SANY SKT105S pada Februari 2025 awalnya sebesar 54.471 ton/bulan (81,63% dari target 66.731 ton/bulan). Setelah perbaikan cycle time, produksi dapat meningkat menjadi 68.110 ton/bulan dengan ketercapaian 102,07%, menunjukkan efektivitas perbaikan geometri jalan dalam optimalisasi operasi tambang batubara.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159817</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 16:16:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 11:12:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>