DAMPAK KRISIS MONETER TERHADAP KINERJA SEKTOR RIIL DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

DAMPAK KRISIS MONETER TERHADAP KINERJA SEKTOR RIIL DI INDONESIA


Pengarang

Arwansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

98120043

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2000

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tesis ini berjudul Dampak Krisis Moneter terhadap Kinerja Sektor Rill di : Indonesia ini bertujuan untuk mengetahui dampak krisis moneter yang ditandai dengan, melemahnya nilai tukar dan tingginya suku bunga terhadap kinerja sektor rill (sektor l pertanian, sektor industri non migas dan sektor pertambangan non migas).

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data skunder yang bersumber I dari berbagai laporan dan kompilasi khususnya publikasi dari BPS dan Bank Indonesia, pengolahan data menggunakan analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Untuk menaksir, pengaruh dampak krisis digunakan peralatan ekonometrika dengan mengestimasi model; persamaan simultan dengan memakai metode 2 SLS.

Temuan utama dari penelitian ini adalah bahwa krisis moneter berdampak positif,
terhadap ekspor yang ditunjukkan oleh koefisien variabel dummy sebesar 0,14532,,
sedangkan dampak krisis terhadap impor adalah negatif dengan besar nilai koefisienya variabel dummy sebesar -0,08753. Sementara itu suku bunga secara signifikan berhubungan secara negatif terhadap pendapatan, dengan koefisien suku bunga -0,12051 tetapi pengaruh nilai tukar terhadap pendapatan tidak signifikan.

Jumlah uang beredar secara signifikan berhubungan positif terhadap pendapatan dengan koefisien sebesar 0,01194, dan pengeluaran pemerintah juga berhubungan positif terhadap pendapatan, dengan koefisien estimasi sebesar 0,16250. Sementara itu dari hasil uji dampak yang diperlihatkan oleh variabel dummy diperoleh hasil bahwa krisis moneter berdampak negatif terhadap pendapatan, sedangkan bila dilihat menurut sektor, krisis moneter berdampak negatif terhadap output sektor industri dan sektor pertambangan,

artinya dalam masa krisis output dari kedua sektor tersebut mengalami penurunan,
sedangkan dampak krisis terhadap output sektor pertanian adalah positif i
j





















Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK