MITOLOGI RAPA’I TUHA PADA PELAKSANAAN KHANDURI BLANG DI DESA ALUE GAJAH KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MITOLOGI RAPA’I TUHA PADA PELAKSANAAN KHANDURI BLANG DI DESA ALUE GAJAH KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

Putri Indah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ramdiana - 197609162006042001 - Dosen Pembimbing I
Yeni Zuryaningsih - 199305312022032012 - Dosen Pembimbing II
Ismawan - 196808151995121002 - Penguji
Mukhsin Putra Hafid - 197607022006041001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2006102030059

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


ABSTRAK


Putri Indah. (2025). Mitologi Rapa’i Tuha Pada Pelaksanaan Khanduri Blang Di
Desa Alue Gajah Kabupaten Nagan Raya. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala].
Dibawah bimbingan Ramdiana, S.Sn., M.Sn dan Yeni Zuryaningsih., M.Pd.

Penelitian dengan judul “Mitologi Rapa’i Tuha Pada Pelaksanaan Khanduri Blang
Di Desa Alue Gajah Kabupaten Nagan Raya” menjelaskan tentang bagaimana
Pelaksanaan Khanduri Blang Di Desa Alue Gajah Kabupaten Nagan Raya dan
kaitannya dengan mitologi Rapa’i Tuha di desa Alue Gajah. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana mitologi Rapa’i Tuha pada pelaksanaan
Khanduri Blang di Desa Alue Gajah Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang
bertujuan untuk memperoleh informasi terkait pelaksanaan Khanduri Blang Di
Desa Alue Gajah Kabupaten Nagan Raya dan dikaitkan dengan mitologi Rapa’i
Tuha di desa Alue Gajah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti melakukan
analisis data awal, menyajikannya dalam bentuk uraian, dan kemudian melakukan
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, Khanduri Blang
dilaksanakan oleh masyarakat Desa Alue Gajah sebagai bentuk rasa syukur atas
hasil panen padi, permohonan keberkahan, dan perlindungan tanaman dari hama
serta musibah. Mitos Rapa’i Tuha dihubungkan dengan kepercayaan masyarakat
setempat bahwa alat musik ini memiliki kekuatan magis yang dapat
mempengaruhi kesuburan tanah serta melindungi hasil panen dari gangguan alam.
Suara tabuhan rapa’i tuha yang dimainkan dalam Khanduri Blang juga dipercaya
dapat membawa pesan kepada roh leluhur, serta memohon kesejahteraan untuk
seluruh masyarakat. Kepercayaan terhadap kekuatan magis Rapa’i Tuha dan
ritual-ritual di dalamnya mencerminkan hubungan harmonis antara manusia, alam,
dan Tuhan. Masyarakat percaya, dengan memainkan Rapa’i Tuha pada
pelaksanaan Khanduri Blang lewat do’a dan zikir yang dibaca maka akan
mempengaruhi hasil panen padi. Terutama untuk tumbuh kembang padi, terhindar
dari penyakit atau hama tanaman, padi akan tumbuh subur, dan menghasilkan
panen yang berlimpah.

Kata kunci : Mitologi, Khanduri Blang, Rapa’i Tuha.




ABSTRAK Putri Indah. (2025). The mythology of Rapa'i Tuha is explored in the context of the Khanduri Blang ceremony held in Alue Gajah Village, Nagan Raya Regency. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Ramdiana, S.Sn., M.Sn., and Yeni Zuryaningsih, M.Pd. The study entitled "Mythology of Rapa'i Tuha in the Implementation of Khanduri Blang in Alue Gajah Village, Nagan Raya Regency" explains how the implementation of Khanduri Blang in Alue Gajah Village, Nagan Raya Regency, and its relation to the mythology of Rapa'i Tuha in Alue Gajah Village. This study aims to determine how the mythology of Rapa'i Tuha is in the implementation of Khanduri Blang in Alue Gajah Village, Nagan Raya Regency. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type that aims to obtain information related to the implementation of Khanduri Blang in Alue Gajah Village, Nagan Raya Regency, and is related to the mythology of Rapa'i Tuha in Alue Gajah Village. Data collection techniques are carried out using observation, interviews, and documentation. The researcher conducted an initial data analysis, presented it in the form of a description, and then drew conclusions. The results of the study showed that Khanduri Blang was carried out by the people of Alue Gajah Village as a form of gratitude for the rice harvest, a request for blessings, and protection of plants from pests and disasters. The myth of Rapa'i Tuha is connected to the belief of the local community that this musical instrument has magical powers that can affect soil fertility and protect crops from natural disturbances. The sound of the rapa'i tuha percussion played in Khanduri Blang is also believed to be able to convey messages to ancestral spirits and ask for prosperity for the entire community. Belief in the magical power of Rapa'i Tuha and the rituals in it reflect the harmonious relationship between humans, nature, and God. The community believes that by playing Rapa'i Tuha during the implementation of Khanduri Blang through prayers and dhikr that are read, it will affect the rice harvest. Especially for the growth and development of rice, avoiding diseases or plant pests, rice will grow well and produce an abundant harvest. Keywords: Mythology, Khanduri Blang, Rapa'i Tuha.

Citation



    SERVICES DESK