<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159743">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PEMANFAATAN AMPAS TEBU DAN BIJI PEPAYA DALAM PEMBUATAN LULURRNPERAWATAN TUBUH DENGAN PENDEKATAN DESIGN OF EXPERIMENTS (DOE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IZA YASYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kulit merupakan bagian terluar dari tubuh manusia yang berfungsi sebagai pelindung sekaligus mencerminkan kesehatan dan penampilan. Kondisi kulit yang kering, kusam, serta kurangnya perawatan dapat menurunkan rasa percaya diri, sehingga diperlukan perawatan rutin dengan menggunakan produk berbahan alami yang aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan ampas tebu dan biji pepaya dalam pembuatan lulur perawatan tubuh sebagai alternatif inovatif dalam industri kosmetik. Ampas tebu diketahui memiliki sifat eksfoliatif dan kandungan antioksidan, sedangkan biji pepaya mengandung enzim papain yang membantu regenerasi kulit. Metode penelitian menggunakan pendekatan Design of Experiments (DOE) untuk merancang kombinasi bahan, serta analisis ANOVA (Analysis of Variance) untuk menguji pengaruh komposisi terhadap variabel kualitas lulur, yaitu pH, daya sebar, daya lekat, serta atribut organoleptik seperti aroma, warna, tekstur, dan potensi iritasi. Proses eksperimen dilakukan dalam 18 kombinasi formulasi, dilanjutkan dengan pengujian laboratorium dan uji preferensi konsumen melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ampas tebu dan biji pepaya memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas lulur, dengan formulasi optimal berada pada komposisi 3 gram ampas tebu dan 16 gram biji pepaya. Produk lulur yang dihasilkan tidak hanya efektif secara fungsional, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan melalui pemanfaatan limbah organik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kosmetik alami yang bernilai ekonomis dan ekologis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159743</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 13:56:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 14:22:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>