<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159741">
 <titleInfo>
  <title>SUBSTITUSI PARSIAL TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG KULIT SINGKONG (MANIHOT ESCULENTA) DALAM PEMBUATAN BROWNIES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WARDAH MELLYA. D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limbah kulit singkong merupakan salah satu hasil samping industri pangan yang sering kali tidak dimanfaatkan dan dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik salah satu cara pemanfaatannya adalah dengan mengolahnya menjadi tepung dan menggunakannya sebagai substitusi tepung terigu dalam pembuatan brownies. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik organoleptik brownies dengan penambahan tepung kulit singkong, menstandarisasikan resep brownies  agar menghasilkan produk yang konsisten dan layak konsumsi, serta mengetahui daya terima konsumen terhadap produk brownies yang mengandung tepung kulit singkong. Metode Panelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Percobaan ini menggunakan tiga tingkatan tepung kulit singkong 10gr (BSIN 01), 20gr (BSIN 02) dan 30gr (BSIN 03) yang dikombinasikan dengan tepung terigu. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh empat panelis narasumber. Selanjutnya uji penerimaan (Acceptability Test) yang dilakukan oleh 30 panelis konsumen. Teknik analisis data menggunakan analisis anova satu jalur (One Way Anava). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan (p &gt; 0,05) terhadap seluruh aspek organoleptik yang diuji, yaitu warna (kecoklatan), aroma (harum coklat), tekstur (lembut), dan rasa (sangat enak). Dengan demikian, substitusi tepung terigu dengan tepung kulit singkong hingga 30 gram tidak menurunkan tingkat penerimaan konsumen secara signifikan dan dapat diterapkan sebagai inovasi pangan yang bernilai guna dan ramah lingkungan. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung kulit singkong dalam pembuatan brownies tidak menyebabkan perbedaan signifikan dalam penerimaan konsumen, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif pengganti tepung terigu. Formulasi BSIN 03 memiliki keunggulan dalam aroma, tekstur, dan rasa, sedangkan BSIN 01 lebih unggul dalam aspek warna.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159741</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 13:53:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 14:23:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>